Gol Menit Akhir Agus Sukrena Selamatkan Putra Devata dari Kekalahan

Francelino Junior • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:29 WIB
KETAT: Pemain Putra Devata Pakisan (hijau) menggiring bola dengan bayang-bayang dari Sukla Bali FC Sumberklampok (putih) dalam pertandingan di Stadion Mayor Metra, Singaraja, Rabu (14/10/2026). (Eka Prasetya/Radar Buleleng)
KETAT: Pemain Putra Devata Pakisan (hijau) menggiring bola dengan bayang-bayang dari Sukla Bali FC Sumberklampok (putih) dalam pertandingan di Stadion Mayor Metra, Singaraja, Rabu (14/10/2026). (Eka Prasetya/Radar Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Laga panas mewarnai lanjutan babak penyisihan Grup B ajang Bupati Cup 2026 di Stadion Mayor Metra, Singaraja, Rabu (14/10/2026).

Sempat tertinggal, Putra Devata Pakisan berhasil mencuri satu poin krusial usai menahan imbang Sukla Bali FC Sumberklampok dengan skor akhir 2-2. 

Hasil imbang tersebut membuat peta persaingan berebut tiket lolos ke fase gugur di Grup B kian sengit.

Pertandingan berlangsung ketat sejak peluit awal dibunyikan. Putra Devata menggebrak lebih dulu lewat gol cepat Komang Restu Mahendra pada menit ke-7.

Tersengat gol cepat lawan, Sukla Bali FC yang bermarkas di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, langsung bangkit dan memberikan respons kilat. 

Hanya dalam tempo dua menit, Sukla Bali FC berhasil membalikkan kedudukan menjadi 2-1 melalui gol berturut-turut Ketut Darsa Darma (25’) dan Gede Sudi Juniasa (27’).

Petaka bagi Sukla Bali FC menghampiri pada babak kedua. Pelanggaran keras yang dilakukan I Kadek Yasa, terhadap pemain Putra Devata, Panca Suka, berbuah kartu merah dari wasit. Sukla Bali pun harus bertarung dengan 10 pemain.

Unggul jumlah pemain dimanfaatkan secara optimal oleh skuad Putra Devata. Memasuki menit-menit krusial, Gede Agus Sukrena—pemain pengganti yang masuk pada menit ke-41—muncul sebagai pahlawan.

Agus Sukrena berhasil menyambar bola liar hasil eksekusi tendangan bebas Wahyu Adi dan menjebol gawang Sukla Bali FC. Skor berubah menjadi 2-2 sekaligus menutup jalannya laga tersebut.

Selepas pertandingan, Pelatih Putra Devata, Gede Surya Tama, mengaku bersyukur atas raihan satu poin tersebut meski mencatat sejumlah kelemahan anak asuhnya.

”Apakah ada indikasi meremehkan lawan, saya kurang tahu pasti. Tapi ini jelas menjadi bahan evaluasi penting untuk pertandingan terakhir, karena posisi kami belum aman untuk lolos. Sekecil apapun kesalahan akan kami benahi,” ujar Gede Suryatama, Rabu (14/10/2026).

Sementara itu, Pelatih Sukla Bali FC, I Gede Ari Suandiana menyatakan fokus pemain di menit-menit akhir yang mulai kendur, membuat kemenangan yang sudah di depan mata sirna seketika.

”Ke depan kami tidak henti-hentinya melakukan evaluasi. Lagi-lagi di menit akhir konsentrasi anak-anak memudar dan kedudukan berhasil disamakan lawan. Laga berikutnya akan menjadi partai hidup mati bagi kami,” tegas Ari Suandiana. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Bupati Cup 2026 Sukla Bali FC Putra Devata Stadion Mayor Metra