SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sebuah kapal pesiar kembali berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng.
Kapal tersebut dengan nama MV. Insignia itu berlabuh pada pukul 10.30, Jumat (8/3) pagi. Ini pertama kalinya kapal dengan bendera Marshall Island itu berlabuh di Buleleng.
Saat berlabuh pada Jumat pagi, kapal tersebut tercatat mengangkut 564 orang penumpang dan 399 orang kru.
Data yang dihimpun RadarBuleleng.id, kapal tersebut sebelumnya datang dari Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.
Kapal dengan panjang 180,45 meter dan bobot 30.277 gross ton itu, dinahkodai oleh Kapten Maroje Brajcic.
Tercatat ada 278 orang penumpang yang melakukan perjalanan tour di penjuru Kabupaten Buleleng.
Sebanyak 38 orang berkunjung ke Brahma Vihara Arama dan Air Panas Banjar, 24 orang berkunjung ke Plataran Menjangan, 29 orang jalan-jalan ke Lovina, dan 25 orang mengunjungi Krisna Oleh-Oleh.
Selain itu ada 95 orang yang melakukan perjalanan city tour Kota Singaraja yang meliputi Puri Buleleng, Museum Lontar Gedong Kirtya, Pasar Anyar, Klenteng Ling Gwan Kiong, dan makan malam di Lovina.
Sementara 67 orang lainnya melakukan kunjungan ke destinasi budaya yang meliputi Klenteng Ling Gwan Kiong, Pura Beji Sangsit, dan Pura Segara Madu Jagaraga.
Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, paket perjalanan city tour Kota Singaraja memang jadi favorit wisatawan.
“Singaraja sebagai sebuah kota peninggalan jaman kolonial Belanda dulu, menarik kunjungan wisatawan,” kata Dody.
Menurutnya wisatawan kapal pesiar memang punya minat khusus terhadap pariwisata yang berbasiskan budaya dan sejarah.
Sehingga kunjungan ke destinasi-destinasi ikonik yang mengandung nilai sejarah di kawasan perkotaan, sangat diminati wisatawan.
“Segmentasinya memang khusus. Makanya wisata seputaran Kota Singaraja sebagai kota yang memiliki heritage, jadi favorit mereka,” ujarnya.
Selain itu museum lontar Gedong Kirtya juga diminati oleh wisatawan.
Alasannya museum itu menyimpan banyak peninggalan dan pengetahuan yang diwariskan oleh leluhur.
Lebih lanjut Dody mengatakan, pihaknya bersama travel agent berusaha mengembangkan paket perjalanan ke wilayah baru.
Salah satunya ke kawasan Bali Aga yang meliputi Desa Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa, dan Banyuseri.
“Sudah dibuka dan sudah ditawarkan. Tapi belum ada yang berminat. Kami akan terus coba promosikan,” demikian Dody.
Asal tahu saja, sepanjang tahun 2024 sudah 5 kali kapal pesiar berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang.
Selain MV. Insignia, kapal pesiar MV Celebrity Millenium telah bersandar sebanyak 4 kali di Celukan Bawang. (*)
Editor : Eka Prasetya