SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Pariwisata Buleleng memproyeksikan membentuk 12 desa wisata baru pada tahun 2024 ini.
Penetapan desa wisata itu diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali Utara melalui wisata minat khusus.
Desa wisata rintisan itu pun mendapat penguatan serta percepatan pembangunan pariwisata di Restoran Ranggon Sunset, Singaraja, Rabu (17/4/2024).
Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, desa wisata punya peran strategis dalam pengembangan pariwisata di Bali Utara.
Menurut Dody, desa wisata dapat mendorong pengembangan ekonomi lokal dalam memajukan potensi pariwisata Buleleng.
Hanya saja pengembanga desa wisata tidak mudah. Harus ada daya tarik khusus yang membuat wisatawan tertarik datang ke desa tersebut.
"Kami akan petakan potensi wilayahnya. Kami harapkan masing-masing desa mempunyai 4 orang pendamping desa wisata unggul yang dikuatkan dengan Surat Keputusan (SK)," kata Dody.
Dody mengatakan, desa wisata bukan hanya menitikberatkan pada infrastruktur. Tapi juga pembinaan dan pelatihan kepada masyarakat lokal.
Pelatihan yang dimaksud mencakup tentang manajemen pariwisata, pemasaran, dan pelayanan wisata yang ramah lingkungan dan budaya.
Hal tersebut diharapkan mampu menciptakan pengalaman wisata yang berkesan bagi pengunjung serta memberikan dampak positif bagi ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.
Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom Dewi) Bali, Made Mendra Astawa mengungkapkan, dalam merintis desa wisata diperlukan pendampingan dan dukungan sehingga dapat berkembang dengan baik.
Desa wisata sebenarnya dapat menjadi role model dalam pengembangan ekonomi lokal. Hanya saja, bila tidak ada langkah-langkah pengembangan, maka desa wisata juga tidak akan berkembang.
Adapun desa-desa yang diproyeksikan menjadi desa wisata pada tahun ini adalah Desa Madenan di Kecamatan Tejakula, Desa Mengening di Kecamatan Kubutambahan, Desa Lemukih dan Desa Pegayaman di Kecamatan Sukasada.
Selanjutnya ada Desa Gobleg di Kecamatan Banjar, Desa Anturan di Kecamatan Buleleng, dan Desa Bengkel di Kecamatan Busungbiu.
Kemudian ada Desa Mayong, Desa Munduk Bestala, Desa Umeanyar, dan Desa Lokapaksa di Kecamatan Seririt; serta Desa Sumberkima di Kecamatan Gerokgak. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya