Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Libur Nataru Dongkrak Hunian Hotel Bali Utara, Okupansi Tembus 75 Persen

Eka Prasetya • Jumat, 26 Desember 2025 - 21:40 WIB
SIAP SAMBUT WISATAWAN: Salah satu hotel di Kabupaten Buleleng siap menyambut wisatawan pada musim libur Natal dan Tahun Baru.
SIAP SAMBUT WISATAWAN: Salah satu hotel di Kabupaten Buleleng siap menyambut wisatawan pada musim libur Natal dan Tahun Baru.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 membawa angin segar bagi sektor pariwisata Bali Utara. 

Dinas Pariwisata Buleleng mencatat tingkat hunian hotel selama periode Nataru mengalami lonjakan signifikan, dengan okupansi rata-rata mencapai 75 persen.

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengungkapkan, tren hunian hotel sepanjang akhir tahun memang sempat berfluktuasi. 

Pada Oktober 2025, tingkat okupansi masih bertahan di angka 60 persen. Namun, kondisi tersebut menurun cukup tajam pada November hingga menyentuh 45 persen.

Memasuki libur panjang Nataru, hunian hotel mulai menunjukkan pergerakan positif. Kenaikan okupansi tercatat sejak Minggu (21/12/2025), seiring meningkatnya arus kunjungan wisatawan ke wilayah Bali Utara.

Kawasan Buleleng Barat menjadi destinasi favorit wisatawan. Wilayah yang meliputi Desa Pejarakan, Sumberkima, dan Pemuteran itu mencatat tingkat hunian tinggi, disusul kawasan wisata Lovina yang kembali ramai dikunjungi.

“Sampai tahun baru nanti, rata-rata okupansi hotel di Buleleng itu sampai angka 75 persen. Sementara masih didominasi wisatawan mancanegara,” ungkap Dody saat dikonfirmasi, Kamis (25/12/2025).

Baca Juga: Revitalisasi 59 Sekolah Rampung, Disdikpora Buleleng Ajukan Tambahan Program Tahun Depan

Ia menjelaskan, wisatawan asing yang berlibur ke Buleleng mayoritas berasal dari kawasan Eropa, Rusia, dan Tiongkok atau China. 

Sementara untuk wisatawan domestik, kunjungan paling banyak tercatat berasal dari Surabaya dan sekitarnya.

Meski demikian, tidak semua wilayah merasakan dampak yang sama. Sejumlah hotel di Buleleng Timur, khususnya di Kecamatan Tejakula, masih mencatat tingkat hunian lebih rendah dibanding wilayah lain.

“Memang di Buleleng Timur itu okupansinya paling tinggi 70 persen. Tapi di hotel lain, dari kemarin (Rabu, 24 Desember) sampai setelah tahun baru nanti ada yang sudah full book,” jelas Dody.

Untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan wisatawan selama libur Nataru, pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi dengan pengelola destinasi wisata. 

Perhatian khusus diberikan pada objek wisata alam, seperti air terjun, agar faktor keamanan tetap terjaga dan wisatawan terhindar dari insiden selama berlibur. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#tahun baru #Sumberkima #hunian #libur panjang #wisatawan domestik #natal #wisatawan mancanegara #pariwisata #okupansi #wisatawan asing #lovina #nataru #bali utara #Pemuteran #pejarakan