RadarBuleleng.id - Pemanfaatan media sosial yang berlebihan di kalangan remaja dikhawatirkan memberikan dampak negatif.
Untuk itu remaja diharapkan bisa lebih cerdas dalam menggunakan media sosial, sehingga sarana tersebut tetap digunakan secara positif.
Hal itu terungkap dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi pada Program Pasca Sarjana Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Program Tahun 2024 tersebut, berlangsung di Yayasan Panti Asuhan Dharma Jati II, pada Sabtu (11/5/2024) lalu.
Baca Juga: Terungkap! Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jadi Prodi Favorit di SNBP Undiksha
Dalam program pengabdian masyarakat itu, para mahasiswa memberikan edukasi mengenai pemanfaatan media sosial dan public speaking.
Kegiatan itu dibalut lewat dialog dengan tema “Pemanfaatan Media Sosial dalam Aktivitas Public Speaking di Panti Asuhan Dharma Jati II Denpasar”.
Salah satu dosen di Prodi Magister Ilmu Komunikasi Hindu, Dr. Ni Made Yuliani mengungkapkan, anak-anak harus diawasi dalam penggunaan media sosial.
Media sosial dapat memberikan dampak positif. Namun disisi lain, pemanfaatan media sosial secara berlebihan juga dapat memberikan dampak negatif.
Dampak negatif tersebut berupa gangguan terhadap proses tumbuh kembang mereka. Selain itu penyalahgunaan media sosial juga dapat memberikan dampak hukum.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Yayasan Panti Asuhan Dharma Jati II, I Wayan Nika; Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Hindu, Dr. I Dewa Ayu Hendrawathy Putri; Sekretaris Prodi, Made G. Juniartha; Dosen pada Prodi Magister Ilmu Komunikasi Hindu, yakni Dr. Ni Made Yuliani dan Dr. I Gede Januariawan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya