Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kemenko PMK Kunjungi Sekolah di Buleleng. Puji Implementasi Ketahanan Gizi dan Kesehatan

Eka Prasetya • Jumat, 20 September 2024 | 00:32 WIB

 

KUNJUNGI SEKOLAH: Tim dari Kementerian Koordinator PMK mengunjungi sekolah yang ada di Buleleng untuk melihat program ketahanan pangan dan promosi kesehatan.
KUNJUNGI SEKOLAH: Tim dari Kementerian Koordinator PMK mengunjungi sekolah yang ada di Buleleng untuk melihat program ketahanan pangan dan promosi kesehatan.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pejabat dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melakukan kunjungan ke Buleleng.

Kementerian sengaja melakukan kunjungan ke dua sekolah di Buleleng. Masing-masing ke SDN 3 Banjar Jawa dan SMPN 4 Singaraja.

Kunjungan itu melibatkan tim dari Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK.

Baca Juga: Akomodasi Siswa Miskin, Pemerintah Pastikan Sekolah Bali Mandara Kembali Jadi Sekolah Berasrama

Kementerian sengaja melakukan kunjungan ke dua sekolah tersebut. Sebab sekolah tersebut terlibat dalam program Rancangan Aksi Nasional Peningkatan Kesejahteraan Anak Usia Sekolah dan Remaja (RAN Pijar).

Dalam kunjungan itu, kementerian melihat dari dekat implementasi ketahanan gizi di lingkungan sekolah. Diantaranya melihat areal kebun sekolah.

Selain itu pihaknya juga melihat dari dekat program promosi kesehatan usia dini, utamanya program yang dijalankan di Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemkab Buleleng yang sudah berkomitmen mengimplementasikan RAN Pijar di sekolah-sekolah. Di sekolah sudah banyak inovasi dan meraih banyak penghargaan,” terang Bidang Ketahanan Gizi dan  Promosi Kesehatan, Jelsi Natalia Marampa, saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Kamis (19/9/2024).

Baca Juga: Diduga Ada Penyimpangan Dana Komite Sekolah di Bali, Tiga Orang Diperiksa Penyidik Kejaksaan

Ia menyebut inovasi yang dilakukan kedua sekolah tersebut sangat baik dan tidak ditemukan di sekolah lain. 

Jelsi juga memuji beberapa program di bidang promosi kesehatan. Seperti program dokter cilik, program makan sehat, dan perlindungan anak.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa mengungkapkan Buleleng memiliki fasilitas pendidikan terbanyak di Bali.

Salah satunya fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Saat ini ada 30 TK Negeri di Buleleng, yang merupakan jumlah terbanyak di Bali.

Suyasa menyatakan, sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi siswa. Sehingga tidak ada ruang untuk aksi kekerasan maupun perundungan.

“Kami selalu menekankan pembentukan lingkungan yang aman untuk anak dan remaja, tidak ada lagi perundungan di sekolah, dan lingkungan sekolah yang sehat,” tegasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kemenko pmk #sdn 3 banjar jawa #sekolah #SMPN 4 Singaraja #buleleng #kementerian