SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng menyiapkan kendaraan antar jemput gratis kepada para siswa.
Program itu dibuat untuk mencegah siswa putus sekolah di Buleleng. Mengingat sempat ditemukan siswa yang enggan sekolah karena tidak punya ongkos transportasi.
Kali ini armada antar jemput itu disiapkan untuk siswa di SMPN 4 Gerokgak. Kendaraan digunakan untuk menjemput anak-anak dari Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak.
Disdikpora Buleleng mengontrak dua unit armada angkutan umum untuk antar jemput siswa itu. Sesuai kontrak sopir angkutan harus menjemput siswa di sejumlah titik dan mengantar mereka pulang dengan selamat.
Tercatat ada 34 orang anak yang menggunakan fasilitas itu secara berkala. Mereka tidak perlu lagi jalan kaki menuju sekolah.
Sekretaris Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata mengatakan, pihaknya menyiapkan armada saat melihat kondisi sekolah.
Disdikpora Buleleng mendapati ada beberapa siswa yang harus jalan kaki. Mereka berjalan dengan jarak 2-3 kilometer dari sekolah.
“Kalau pulang pergi sehari mereka sudah berjalan 5 kilometer lebih. Kondisi keluarganya tidak mampu, jadi tidak ada kendaraan untuk antar jemput,” ujarnya.
Alhasil Disdikpora Buleleng menyiapkan solusi kendaraan antar jemput. “Kami harus memastikan mereka tetap bersekolah,” ujarnya.
Surya Bharata mengatakan, bila dihitung biaya yang timbul adalah Rp 30 ribu per anak per hari. Disdikpora menyatakan, siswa tidak dikenakan biaya sepeserpun untuk fasilitas tersebut.
“Karena kalau beasiswa KIP juga kan biayanya tidak cukup untuk transportasi. Sehingga kami memfasilitasi hal ini,” ujarnya.
Angkutan tersebut bukan hanya diperuntukkan untuk kegiatan antar jemput saja. Apabila ada kegiatan ekstrakurikuler, siswa tinggal melapor kepada pihak sekolah dan pengemudi.
“Ada sopir cadangan juga. Supaya layanan antar jemput gratis ini tidak terkendala gara-gara sopir berhalangan karena sakit atau ada kegiatan upacara,” jelasnya.
Rencananya armada serupa juga akan disiapkan untuk sejumlah sekolah lain. Misalnya untuk siswa di SMPN 2 Sukasada dan SMPN 3 Sukasada.
“Saat ini masih kami identifikasi. Mudah-mudahan bisa disetujui,” demikian Surya.
Asal tahu saja, ini bukan pertama kalinya Disdikpora Buleleng menyediakan angkutan gratis. Sebelumnya fasilitas serupa juga sempat disediakan untuk siswa di SMPN 3 Gerokgak. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya