Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pusdiklatcab Pasupati Buleleng Gelar Penyegaran Pelatih Pramuka, Jawab Tantangan Zaman Digital

Eka Prasetya • Minggu, 15 Juni 2025 | 19:01 WIB

 

PENYEGARAN  PELATIH: Suasana pembukaan penyegaran pelatih yang digelar Pusdiklatcab Pramuka Buleleng.
PENYEGARAN PELATIH: Suasana pembukaan penyegaran pelatih yang digelar Pusdiklatcab Pramuka Buleleng.

SAWAN, RadarBuleleng.id – Untuk menjawab tantangan perkembangan zaman dan memperkuat kualitas pembinaan kepramukaan, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Kwartir Cabang (Pusdiklatcab) Pasupati Buleleng menggelar program penyegaran pelatih selama tiga hari, mulai Sabtu hingga Senin, 14–16 Juni 2025. 

Kegiatan tersebut dipusatkan di Agrowisata Lalangan, Desa Sawan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng yang juga Wakil Ketua Kwarcab Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, ditandai dengan penancapan kapak sebagai simbol dimulainya kegiatan.

Sebanyak 40 orang pelatih Pramuka dari Pusdiklatcab Pasupati Buleleng mengikuti pelatihan intensif ini. 

Dalam sambutannya, Ariadi menekankan pentingnya kehadiran kegiatan kepramukaan yang adaptif dan inspiratif bagi generasi muda. 

Menurutnya, di tengah kompleksitas tantangan remaja saat ini, gerakan Pramuka harus menjadi ruang yang kreatif dan mendidik.

“Pramuka harus bisa menjawab tantangan zaman. Kegiatan yang menarik dan menantang sangat dibutuhkan, tetapi tetap harus mengandung nilai pendidikan yang membentuk karakter mulia,” tegasnya.

Ariadi mengingatkan agar para pelatih Pramuka terus mengasah diri mengikuti perkembangan zaman dan pola pikir peserta didik.

“Berproseslah menjadi pelatih yang kompeten dan relevan. Saya yakin seluruh peserta yang hadir punya semangat besar untuk menjadi pelatih andal yang mampu membawa Gerakan Pramuka semakin maju,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusdiklatcab Pasupati Buleleng Ketut Sumenari menjelaskan, program penyegaran pelatih menjadi bagian penting dari strategi penguatan kapasitas para pelatih. 

Menurutnya, dalam era digital, pelatih Pramuka tidak hanya dituntut memahami metode kepramukaan, tapi juga harus melek teknologi dan tanggap terhadap dinamika sosial peserta didik.

“Penyegaran ini adalah upaya sistematis untuk meningkatkan kualitas pelatih dalam hal wawasan, kemampuan organisatoris, serta pemahaman prinsip dasar dan metode kepramukaan secara progresif,” jelas Sumenari.

Sumenari menambahkan, kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk perkemahan, dengan model interaktif seperti dialog, diskusi, dan pemaparan materi secara langsung. 

Seluruh pelatih dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng diwajibkan mengikuti seluruh sesi kegiatan.

“Kami ingin pelatih-pelatih di Pasupati tak hanya kompeten, tapi juga mampu menjadi motor penggerak yang menghidupkan nilai-nilai kepramukaan di tengah masyarakat,” tegasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #kreatif #Kwartir Cabang #peserta didik #pelatih #generasi muda #Kepramukaan #pendidikan #Disdikpora #pramuka #buleleng #gerakan pramuka