Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sekolah Rakyat Mulai Rekrut Siswa di Bali. Target 75 Anak dari Keluarga Miskin

Juliadi Radar Bali • Jumat, 4 Juli 2025 | 17:39 WIB
Ilustrasi sekolah rakyat
Ilustrasi sekolah rakyat

RadarBuleleng.id – Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi pemerintah pusat mulai berjalan di Kabupaten Tabanan, Bali. 

Program ini bertujuan memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Saat ini proses rekrutmen calon siswa sedang berlangsung.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan mengatakan, pihaknya masih berupaya memenuhi kuota peserta. 

Dari total 75 kuota yang disediakan, baru 60 anak yang mendaftar, dan empat di antaranya memutuskan mundur.

"Setelah dibuka pendaftaran, ada empat calon murid yang mengundurkan diri. Kami masih terus mencari untuk memenuhi kuota 75 siswa," ujar Gunawan.

Ia menjelaskan, kuota 75 orang itu akan dibagi ke dalam tiga rombongan belajar (rombel), dengan masing-masing rombel diisi 25 siswa.

Namun, mencari peserta tidak semudah yang dibayangkan. Sebab, salah satu syarat utama adalah anak tersebut harus terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Memenuhi kuota bukan hal gampang. Karena syaratnya cukup ketat, harus masuk DTSEN," jelasnya.

Rencananya, kegiatan belajar Sekolah Rakyat ini akan dimulai pada bulan Juli. Lokasi pelaksanaan dipusatkan di Sentra Mahatmiya Bali, karena dianggap memenuhi kriteria dan lahan yang memadai.

"Untuk program percontohan, pelaksanaannya dipusatkan di Sentra Mahatmiya. Kami di Tabanan belum punya lokasi yang memenuhi syarat, minimal harus dua setengah hingga lima hektare,” ungkap Gunawan.

Sekolah Rakyat ini tak hanya diikuti peserta dari Tabanan, tetapi juga dari kabupaten lain seperti Buleleng, Badung, dan Kota Denpasar.

Program ini menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Sehingga bisa meningkatkan kondisi ekonomi mereka di kemudian hari. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #pemerintah #DTSEN #miskin ekstrem #keluarga #miskin #Sekolah Rakyat #siswa #kuota