Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Lelang Jabatan Kepala Disdikpora Buleleng: Ranking Satu Tak Selalu Terpilih, Tergantung Kebijakan Bupati

Francelino Junior • Kamis, 4 September 2025 | 17:10 WIB

 

Ilusrasi kursi pejabat yang kosong
Ilusrasi kursi pejabat yang kosong

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Panitia Seleksi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Buleleng menuntaskan proses seleksi lelang jabatan.

Lelang jabatan itu menyasar kursi kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng.

Selama proses, pansel melakukan seleksi yang mencakup penulisan makalah, presentasi dan wawancara, assessment, dan rekam jejak. 

Sesuai dengan penilaian itu, peringkat satu adalah Ida Bagus Gde Surya Bharata (Sekretaris Disdikpora Buleleng) dengan nilai total 84,10; peringkat dua I Made Rasta (Kepala SMKN 1 Sawan) dengan nilai total 79,17. 

Posisi ketiga ditempati Luh Putu Adi Ariwati (Sekretaris Dinas Kominfo Santi Buleleng) dengan nilai total 78,30; dan terakhir I Gede Sarya (Pengawas Sekolah pada Disdikpora Buleleng) dengan nilai total 76,56.

Baca Juga: Indikasi Penyerobotan Tanah Negara di Bukit Ser Buleleng: Saksi Ungkap Ada Penyandang Dana Pensertifikatan Lahan

Meski begitu, yang duduk di rangking pertama, tak serta merta langsung menduduki kursi kepala dinas. Sebab keputusan akhir ada di tangan kepala daerah.

Ketua Pansel JPT Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, pihaknya telah menyampaikan hasil seleksi kepada bupati.

Data juga telah diajukan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mendapatkan persetujuan teknis (pertek).

”Sekarang tinggal tunggu pertek dari BKN. Setelah turun, pak bupati yang akan memilih siapa yang dilantik,” ujar Suyasa.

Sementara itu, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengaku akan merapatkan hasil seleksi terbuka itu bersama dengan Pansel pada Kamis (4/9/2025) hari ini.

Apalagi pengisian kepala Disdikpora Buleleng dilakukan dengan open bidding alias lelang jabatan.

Menurut Sutjidra perlu sosok yang benar-benar mumpuni dan memahami seluk beluk sektor pendidikan di Bali Utara.

Mengingat masalah pendidikan sangat kompleks. Mulai dari yang negatif sampai yang positif. 

”Ini kan open bidding, terbuka untuk umum. Nanti dirapatkan dulu. Kami pilih orang yang betul-betul memahami masalah dan pengembangan pendidikan kedepan. Disdikpora itu sangat vital dan spesifik,” ujar Sutjidra. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pansel #lelang jabatan #wawancara #jabatan #pendidikan #kepala dinas #Makalah #Disdikpora #panitia #buleleng #seleksi #kominfo #kepegawaian #bkn