SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Transformasi digital pendidikan mulai dirasakan sekolah-sekolah di Kabupaten Buleleng.
Sebanyak 144 sekolah telah menerima bantuan smartboard atau interactive flat panel (IFP), perangkat canggih pengganti papan tulis tradisional.
Alat tersebut diharapkan mampu membuat proses belajar-mengajar lebih interaktif.
Bantuan tersebut diberikan secara bertahap sesuai data calon penerima IFP tahap pertama.
Untuk jenjang PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF), tercatat ada 92 calon penerima dari total 281 sekolah, dengan 58 sekolah PAUD sudah menerima unitnya.
Sementara untuk jenjang SD, dari total 465 sekolah, sudah 86 sekolah yang menerima bantuan.
Adapun SMP dengan jumlah 71 sekolah, masih dalam tahap menunggu distribusi.
“Tidak ada sekolah yang diprioritaskan, semua murni penataan dari kementerian. Layar berukuran 75 inci ini disalurkan ke PAUD, SD, hingga SMP secara merata,” jelas Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata.
Sebelum pengiriman, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) terlebih dahulu mengkonfirmasi kesiapan sekolah penerima.
Setelah unit diterima, pihak sekolah menandatangani berita acara serah terima. Selanjutnya, teknisi kementerian datang untuk merakit dan memastikan perangkat siap digunakan.
“Yang akan mengoperasikan adalah guru. Bahkan Presiden sudah menyampaikan keinginan untuk bisa berkomunikasi langsung secara interaktif dengan siswa-siswa di seluruh Indonesia,” imbuh Gus Surya.
Dengan hadirnya smartboard, dunia pendidikan di Buleleng diproyeksikan semakin adaptif terhadap teknologi, sekaligus menyiapkan siswa menghadapi era digital. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya