Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

14 Sekolah di Buleleng Raih Penghargaan Adiwiyata Provinsi Bali 2025

Eka Prasetya • Jumat, 10 Oktober 2025 | 23:14 WIB

 

VISITASI: Tim Penilai dari Pemprov Bali melakukan visitasi dan verifikasi usulan Sekolah Adiwiyata di Buleleng.
VISITASI: Tim Penilai dari Pemprov Bali melakukan visitasi dan verifikasi usulan Sekolah Adiwiyata di Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Upaya Kabupaten Buleleng dalam menciptakan pendidikan berwawasan lingkungan kembali membuahkan hasil manis. 

Sebanyak 14 sekolah di Buleleng berhasil meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Bali Tahun 2025, sebuah apresiasi bergengsi bagi sekolah yang konsisten mengembangkan budaya peduli lingkungan.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bali kepada sekolah-sekolah yang dinilai berhasil menerapkan pendidikan lingkungan hidup dan membangun perilaku ramah lingkungan di lingkungan sekolah. 

Proses penilaian dilakukan secara ketat melalui seleksi administrasi dan verifikasi lapangan oleh Tim Adiwiyata Provinsi Bali.

Adapun 14 sekolah yang berhasil lolos dan ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Provinsi 2025 dari Kabupaten Buleleng yakni SDN 1 Musi, SDN 1 Banyuasri, SDN 3 Panji, SDN 2 Bulian, SDN 3 Pakisan, SDN 1 Baktiseraga, SDN 3 Kalianget. 

Selanjutnya ada SDN 1 Banjar Tegal, SDN 5 Patas, SMPN 2 Seririt, SMPN 1 Seririt, SMPN 2 Sawan, SMPN 4 Kubutambahan, dan SMPN 2 Gerokgak.

Program Adiwiyata sendiri bertujuan menumbuhkan tanggung jawab seluruh warga sekolah dalam menjaga dan mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan. 

Melalui tata kelola sekolah yang baik, program ini diharapkan dapat mendukung upaya pembangunan berkelanjutan di daerah.

Dengan tambahan 14 sekolah baru ini, kini Buleleng memiliki 10 Sekolah Adiwiyata Mandiri, 7 Sekolah Adiwiyata Nasional, 55 Sekolah Adiwiyata Provinsi, dan 83 Sekolah Adiwiyata Kabupaten.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng, I Gede Putra Aryana, mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerjasama antara DLH, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta Tim Pembina Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) Buleleng.

“Dari 15 sekolah yang kami usulkan ke tingkat provinsi, 14 di antaranya berhasil lolos verifikasi dan ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Provinsi Bali Tahun 2025. Ini bukti bahwa pembinaan dan pendampingan yang kami lakukan berjalan efektif,” ujar Putra Aryana.

Ia menambahkan, Pemkab Buleleng akan terus mendorong sekolah lainnya agar ikut berpartisipasi aktif dalam gerakan sekolah peduli lingkungan. 

“Kami ingin seluruh sekolah di Buleleng memiliki semangat yang sama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Melalui pendidikan, kita bisa membentuk generasi yang peduli dan berperan nyata dalam pembangunan berkelanjutan,” tutupnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #sekolah adiwiyata #DLH #lingkungan #verifikasi #adiwiyata #lingkungan hidup #pendidikan #sekolah #Disdikpora #buleleng