SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pendidikan karakter di sekolah bisa diwujudkan dengan beragam cara.
Di SMPN 8 Singaraja, program khusus bertajuk Literacy, Instruction, Teaching, and Empowerment (LITE) hadir untuk membekali siswa dengan kemampuan komunikasi, berpikir kritis, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.
Fokus utama LITE adalah literasi bahasa Inggris. Melalui kegiatan ini, para siswa dilatih berani tampil, disiplin, serta adaptif menghadapi perubahan.
Kepala SMPN 8 Singaraja, Putu Budiastana, menegaskan bahwa komunikasi merupakan salah satu dimensi penting dalam profil lulusan yang dicanangkan pemerintah.
”Program ini dijalankan setiap hari Jumat. Anak-anak menyampaikan bacaan atau pengalaman di hadapan guru dan teman-temannya. Tidak masalah jika 75 persen pakai bahasa Inggris lalu dicampur bahasa Indonesia. Yang penting mereka berani,” jelas Budiastana.
Ia menerangkan, setiap huruf dalam LITE punya makna. Literacy menumbuhkan kemampuan baca-tulis, Instruction dan Teaching adalah pendampingan guru—khususnya guru bahasa Inggris.
Baca Juga: Cegah Alih Fungsi, Pemprov Bali Perketat Aturan Pemanfaatan Hutan Lindung
Sedangkan Empowerment menekankan pada pembentukan rasa percaya diri siswa.
Dalam praktiknya, siswa wajib memperkenalkan diri menggunakan bahasa Inggris, lalu menyampaikan tema bacaannya.
Budiastana menambahkan, pencampuran bahasa Inggris, Indonesia, maupun Bali tetap diperbolehkan.
”Tidak memungkiri setiap siswa berbeda-beda kemampuannya. Kadang ada yang hanya bisa say hello atau good morning. Tapi kami memberikan pondasi agar mereka bisa belajar bersama-sama,” imbuhnya.
Meski SMPN 8 Singaraja berada di Desa Kalibukbuk, kawasan pariwisata Lovina, Budiastana menegaskan program ini bukan semata karena faktor lokasi.
Menurutnya, bahasa Inggris merupakan bahasa universal yang perlu dikuasai, selain bahasa Indonesia dan bahasa Bali.
Ia mengakui posisi sekolah di daerah pariwisata juga memberi nilai tambah bagi siswa untuk mengasah kemampuan komunikasi.
”Kami membentuk anak-anak agar mampu beradaptasi dengan perkembangan global. Karena nanti mereka bukan hanya bersaing di tingkat lokal, tapi juga nasional bahkan internasional. Untuk itu pondasi berbahasa mereka harus dipersiapkan sejak sekarang,” tegasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya