SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Segel yang sempat menutup SDN 4 Kubutambahan dan SDN 5 Kubutambahan akhirnya dibuka.
Pembukaan segel dilakukan pada Rabu (21/1/2026) malam, bertepatan dengan turunnya hujan, oleh pihak ahli waris dengan pendampingan aparat kepolisian.
Kabar ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Buleleng.
Sebelumnya, ratusan siswa dari dua sekolah yang berlokasi berdekatan tersebut sempat terganggu aktivitas belajarnya akibat penyegelan yang terjadi sejak Senin (19/1/2026).
“Per hari ini (Kamis) sudah dibuka oleh ahli waris. Kurang tahu kapan pastinya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, saat dikonfirmasi Kamis (22/1/2026) sore.
Meski segel telah dibuka, kegiatan belajar mengajar di kedua sekolah belum sepenuhnya kembali normal.
Untuk sementara, siswa SDN 4 Kubutambahan masih menumpang belajar di SDN 3 Kubutambahan, sementara siswa SDN 5 Kubutambahan belajar di SDN 2 Kubutambahan. Jam belajar pun dipadatkan, yakni mulai pukul 12.30 hingga 15.00 WITA.
Setelah siswa selesai mengikuti pembelajaran, para guru kembali ke sekolah masing-masing untuk mempersiapkan kegiatan belajar mengajar agar bisa kembali dilaksanakan di sekolah asal.
“Kapolsek Kubutambahan mendampingi guru dan tenaga pendidik masuk ke sekolah untuk persiapan pembelajaran,” lanjut Surya Bharata.
Seperti diketahui, penyegelan SDN 4 dan 5 Kubutambahan dilakukan oleh ahli waris lahan.
Upaya mediasi sempat digelar antara Bupati Buleleng dan ahli waris pada Selasa (20/1/2026), namun belum menghasilkan kesepakatan.
Ahli waris menyatakan masih keberatan dengan permintaan Pemerintah Kabupaten Buleleng, meski sebelumnya sempat menyatakan bersedia membuka segel.
Akibat penyegelan tersebut, ratusan siswa terpaksa mengikuti pembelajaran daring, sebelum akhirnya dialihkan ke pembelajaran luring dengan meminjam sekolah terdekat.
Sejumlah orang tua sempat mengeluhkan jarak tempuh yang lebih jauh dari rumah ke sekolah, meski kondisi itu tetap dimaklumi demi keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka.
Dengan dibukanya segel, diharapkan proses belajar mengajar di SDN 4 dan 5 Kubutambahan dapat segera kembali berjalan normal tanpa hambatan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya