Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Berulang Kali Diterjang Banjir, Disdikpora Buleleng Kaji Regrouping SDN 5 Banjar

Eka Prasetya • Kamis, 12 Maret 2026 | 12:51 WIB

 

BANJIR BANDANG: Kondisi di SDN 5 Banjar yang terdampak banjir bandang. Disdikpora Buleleng tengah mengkaji opsi regrouping sekolah.
BANJIR BANDANG: Kondisi di SDN 5 Banjar yang terdampak banjir bandang. Disdikpora Buleleng tengah mengkaji opsi regrouping sekolah.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Aktivitas belajar di SDN 5 Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, masih belum sepenuhnya pulih setelah diterjang banjir bandang pada Jumat (6/3/2026) lalu. 

Selain merendam sejumlah fasilitas sekolah, bencana tersebut juga memunculkan wacana penanganan jangka panjang, termasuk kemungkinan regrouping atau penggabungan sekolah.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng mulai mengkaji langkah tersebut karena SDN 5 Banjar dinilai berada di kawasan yang rawan bencana dan telah beberapa kali terdampak banjir.

Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus memastikan proses belajar siswa tetap berjalan di tengah kondisi sekolah yang belum sepenuhnya pulih.

Ia menjelaskan, tiga ruang kelas yang berada di bagian bawah sekolah masih dalam proses pembersihan karena sebelumnya terendam lumpur. Ruangan tersebut biasanya digunakan oleh siswa kelas 3, 4, dan 6.

Karena itu, pembelajaran sementara diatur dengan skema berbeda. Siswa kelas 4, 5, dan 6 tetap mengikuti pembelajaran luring di sekolah karena dinilai lebih mudah diarahkan oleh guru. Sementara siswa kelas 1, 2, dan 3 menjalani pembelajaran secara daring dari rumah.

“Pertimbangannya anak-anak kelas besar lebih mudah di-handle guru. Untuk kelas VI juga sudah ada simulasi TKA, jadi mereka tetap luring,” ujar Surya Bharata.

Ia menambahkan, pembersihan ruang kelas yang terdampak banjir masih terus dilakukan. Setelah seluruh ruangan dinyatakan aman, skema pembelajaran akan kembali disesuaikan dengan ketersediaan ruang kelas.

Khusus untuk SDN 5 Banjar, Surya Bharata menyebut sekolah tersebut membutuhkan perhatian khusus. Sebab, tiga ruang kelas terendam lumpur dan sejumlah fasilitas termasuk buku perpustakaan ikut terdampak.

Saat ini pihak sekolah masih melakukan identifikasi kebutuhan buku yang rusak. Mengingat jumlah siswa di sekolah tersebut mencapai 66 orang, Disdikpora juga akan menjajaki kerjasama dengan sekolah terdekat agar fasilitas belajar dapat dimanfaatkan bersama.

“Nanti kami coba komunikasikan dengan sekolah terdekat agar bisa memanfaatkan fasilitas bersama, sambil menunggu pengadaan buku kembali melalui dana BOS,” katanya.

Untuk penanganan jangka panjang, Disdikpora Buleleng tengah memetakan sejumlah alternatif. Salah satunya dengan memanfaatkan sekolah lain yang lokasinya berdekatan, seperti SDN 1 Banjar atau SDN 7 Banjar.

Opsi lain yang juga dipertimbangkan adalah revitalisasi gedung sekolah yang berada di bagian bawah dengan menaikkan struktur bangunan agar lebih aman dari ancaman banjir.

Namun, langkah tersebut masih bergantung pada kemampuan keuangan daerah serta kemungkinan dukungan dari pemerintah pusat.

Selain itu, kemungkinan regrouping SDN 5 Banjar dengan sekolah terdekat juga mulai dikaji sebagai solusi jangka panjang.

“Kemungkinan akan ada regrouping, tapi ini masih tahap kajian. Yang paling penting sekarang anak-anak tetap terlayani dulu,” tegas Surya Bharata.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tidak ingin kondisi banjir yang berulang justru menjadi ancaman bagi keselamatan siswa.

Karena itu, berbagai opsi penanganan akan dipertimbangkan secara matang agar proses pendidikan tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek keamanan.

“Mudah-mudahan sampai selesai cuti dan Idulfitri nanti pembersihan sudah tuntas dan aktivitas belajar bisa kembali normal,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #luring #belajar #fasilitas #Banjar #banjir bandang #pendidikan #SDN 5 Banjar #sekolah #Disdikpora #banjir #buleleng #siswa #regrouping