Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Puluhan Pramuka Buleleng Digembleng Jadi Generasi Bahari, Belajar Kelautan hingga Konservasi

Eka Prasetya • Senin, 20 April 2026 | 06:56 WIB
LATSAR: Pelatihan Dasar (Latsar) Saka Bahari Kwarcab Buleleng. Para peserta dikenalkan berbagai materi yang terkait dengan konservasi, diving, serta keselamatan di laut. (Distankan Buleleng)
LATSAR: Pelatihan Dasar (Latsar) Saka Bahari Kwarcab Buleleng. Para peserta dikenalkan berbagai materi yang terkait dengan konservasi, diving, serta keselamatan di laut. (Distankan Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sebanyak 52 orang Pramuka Penegak dari berbagai SMA, SMK, dan madrasah di Kabupaten Buleleng mengikuti kegiatan Orientasi dan Latihan Dasar (Latsar) Saka Bahari Kwarcab Buleleng yang digelar pada Sabtu (18/4/2026) hingga Minggu (19/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Sanggar Bakti Saka Bahari yang berlokasi di Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Distankan) Buleleng. 

Latsar dibuka langsung oleh Kepala Distankan Buleleng, Gede Melandrat, selaku Ketua Majelis Pembimbing (Mabi) Saka Bahari Kwarcab Buleleng.

Selama dua hari, peserta dibekali berbagai materi dan praktik lapangan yang berkaitan dengan dunia kelautan dan perikanan. 

Mulai dari pengenalan Saka Bahari, potensi kelautan Buleleng, dasar konservasi, budidaya perikanan, hingga penebaran benih ikan. 

Tak hanya itu, peserta juga mengikuti kegiatan unjuk seni dan kreativitas, pelatihan dasar penyelaman, aksi bersih pantai, serta praktik keselamatan di laut.

Ketua Pimpinan Saka Bahari Kwarcab Buleleng, Abdul Manap, menegaskan bahwa Saka Bahari merupakan wadah strategis dalam pembinaan generasi muda, khususnya dalam bidang kelautan dan perikanan.

“Satuan Karya Pramuka Bahari menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta membentuk sikap dan perilaku di bidang kelautan dan perikanan. Perannya sangat strategis dalam mencetak generasi yang disiplin, tangguh, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki kepedulian terhadap pelestarian sumber daya bahari,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam pembinaannya, Saka Bahari memiliki empat krida utama, yakni Krida Sumberdaya Bahari, Krida Jasa Bahari, Krida Wisata Bahari, dan Krida Reksa Bahari. 

Keempatnya menjadi ruang pembelajaran aplikatif bagi anggota untuk memahami potensi sekaligus pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Menurutnya, Kabupaten Buleleng sebagai wilayah pesisir memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar, mulai dari perikanan tangkap, budidaya, hingga wisata bahari. 

Potensi tersebut menjadi pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Namun demikian, tantangan juga tidak sedikit, seperti degradasi lingkungan, perubahan iklim, hingga pencemaran laut. Karena itu, diperlukan pembinaan sejak dini agar generasi muda memiliki kesadaran serta keterampilan dalam menjaga kelestarian sumber daya bahari.

Melalui Latsar ini, peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan teori, tetapi juga pengalaman praktik yang relevan dengan kondisi lapangan. 

Selain itu, nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, kepemimpinan, dan jiwa korsa juga ditanamkan sebagai bagian dari pendidikan kepramukaan.

Sementara itu, Kepala Distankan Buleleng, Gede Melandrat, menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang menitikberatkan pada penguatan sektor unggulan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang tangguh, disiplin, berjiwa bahari, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan,” ujarnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#perikanan #bahari #pesisir #pramuka #buleleng