RadarBuleleng.id - Sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian pesisir, Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Hindu UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar angkatan 2025 berkolaborasi dengan komunitas Malu Dong Community dan BEM PM Universitas Udayana menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Segara Ayu, Sanur, Minggu (10/05/2026).
Mengusung tema "Keep Bali Island Clean and Green Based on Ecotheology Mind”, kegiatan ini diikuti sekitar 260 peserta lintas fakultas dan komunitas.
Tema tersebut menekankan pentingnya menjaga kebersihan Bali melalui kesadaran ekologis yang berpijak pada nilai spiritual dan ecotheology.
Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi Hindu UHN, I Dewa Ayu Hendrawathy Putri, mengapresiasi inisiatif mahasiswa.
Ia menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar tanggung jawab sosial, melainkan juga bagian dari praktik spiritual dan komunikasi berkelanjutan.
Menurutnya, gerakan menjaga Bali tetap bersih harus dimulai dari kesadaran individu, keluarga, hingga komunitas.
Hendrawathy juga menekankan pihak kampus memberikan dukungan terhadap kebijakan Pemprov Bali terkait pengelolaan sampah berbasis sumber sesuai SE Nomor 09 Tahun 2025 dan Instruksi Gubernur Nomor 8324 Tahun 2021.
Ia mengingatkan pentingnya pengurangan plastik sekali pakai sesuai Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018, serta mendorong penguatan pengelolaan sampah mandiri.
Ketua Malu Dong Community, I Made Agus Jaya Wardana, menambahkan bahwa sampah residu hasil clean up langsung diproses komunitas tanpa melalui TPS maupun TPA, sebagai komitmen terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan.
Peserta bergerak memungut sampah di sepanjang Pantai Segara Ayu. Sampah non organik seperti botol plastik, kemasan makanan, puntung rokok, hingga tisu berhasil dikumpulkan dengan total 135 kilogram. Sampah tersebut kemudian dipilah untuk mendukung pengelolaan yang lebih baik. (*)
Editor : Eka Prasetya