Tingkatkan Layanan BK di Sekolah, Undiksha Kembangkan Konseling Berbasis AI

Eka Prasetya • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 17:14 WIB
MANFAATKAN AI: Pendampingan Undiksha dalam pemanfaatan alat bimbingan konseling berbasis AI. (Undiksha)
MANFAATKAN AI: Pendampingan Undiksha dalam pemanfaatan alat bimbingan konseling berbasis AI. (Undiksha)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Tim dosen Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) sukses mencetuskan inovasi anyar di bidang teknologi pendidikan. 

Melalui Neuroharmony Laboratory, mereka memprakarsai SI-Konseling Pro, yakni platform informasi konseling berbasis web yang memadukan teknologi Electroencephalography (EEG), kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta ajaran kearifan lokal Bali Tri Kaya Parisudha.

Tim riset yang diketuai oleh Prof. Kadek Suranata berkolaborasi aktif dengan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK), PD ABKIN Bali, serta didukung instansi pemerintah di Kota Denpasar dan Kabupaten Buleleng.

Prof. Kadek Suranata menjelaskan, sistem ini dirancang untuk menjembatani hasil riset akademis dengan kebutuhan terapan guru Bimbingan Konseling (BK) di lapangan.

"Kami ingin riset dosen tidak berhenti sebagai publikasi atau prototipe semata, tetapi benar-benar dihilirkan menjadi solusi nyata. Integrasi EEG, AI, dan nilai Tri Kaya Parisudha ini diformulasikan agar alat bantu skrining serta pendampingan siswa di sekolah menjadi jauh lebih terukur dan relevan," ungkap Prof. Suranata, Senin (31/8/2026).

Platform SI-Konseling Pro dibekali beragam fitur unggulan. Di antaranya asesmen psikologis DASS-21, konseling BK secara daring, sistem pelaporan kasus kekerasan terstruktur yang menjamin kerahasian (anonim), hingga analisis gelombang otak (EEG) untuk tahap pre-konseling.

Melalui dashboard interaktif, data EEG menyajikan indikator tingkat konsentrasi serta regulasi emosi siswa secara visual dan objektif.

Uniknya, kecanggihan teknologi ini diselaraskan dengan ajaran Tri Kaya Parisudha—nilai kearifan Bali yang menekankan keharmonisan pikiran (manacika), perkataan (wacika), dan perbuatan (kayika). 

Pendekatan holistik ini membantu siswa membentuk pola pikir dan perilaku yang lebih positif.

Guna memperkuat akurasi interpretasi data neurofisiologis yang kontekstual, tim peneliti juga menyusun baseline norma berdasarkan sampel 35 subjek di Bali.

Saat ini, SI-Konseling Pro telah melalui tahap pengujian di sejumlah sekolah mitra yang tersebar di Denpasar dan Singaraja. 

Tim mengumpulkan data baseline dari 400 siswa di 8 sekolah, serta menggelar uji pre-post test pada 65 siswa.

"Harapannya, inovasi ini terus berkembang menjadi solusi berkelanjutan yang memperkuat layanan BK dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta inklusif bagi peserta didik," pungkas Prof. Suranata. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini SI Konseling Pro Kadek Suranata AI Pendidikan undiksha