Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pengepakan Surat Suara Dikebut, Optimistis Tuntas Lebih Cepat

Eka Prasetya • Selasa, 16 Januari 2024 | 05:25 WIB

 

LOGISTIK PEMILU: Proses setting dan pengepakan logistik Pemilu 2024 di Gudang Logistik KPU Buleleng.
LOGISTIK PEMILU: Proses setting dan pengepakan logistik Pemilu 2024 di Gudang Logistik KPU Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng mempercepat proses pengepakan logistik untuk Pemilu 2024. Sehingga proses distribusi bisa berjalan dengan lebih lancar.

Proses setting dan pengepakan logistik Pemilu 2024, mulai dilakukan pada Senin (15/1/2024). Proses itu berlangsung di Gudang Logistik KPU Buleleng.

Kecamatan Buleleng mendapat giliran pertama melakukan pengepakan surat suara.

Satu persatu keperluan logistik untuk Pemilu 2024 dimasukkan ke dalam kotak suara. Baik itu surat suara, tinta, bilik, formulir rekapitulasi, serta logistik lainnya.

Lazimnya proses setting dan pengepakan dimulai dua pekan menjelang distribusi logistik ke Tempat Pemungutan Suara.

Khusus KPU Buleleng, melakukan proses pengepakan sebulan sebelum distribusi.

Maklum pada Pemilu 2019 lalu, KPU Buleleng punya pengalaman buruk. Logistik Pemilu terlambat dikirim, gegara kendala logistik dan distribusi.

Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana mengungkapkan, pengepakan dimulai sejak Senin. Setiap kecamatan mendapat jatah waktu sehari untuk menuntaskan pengepakan.

Rencananya pengepakan logistik akan berlangsung hingga Selasa (23/1/2024) pekan depan. Kecamatan Gerokgak menjadi kecamatan terakhir yang melakukan pengepakan.

Guna mempercepat proses tersebut, KPU Buleleng melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) di seluruh desa/kelurahan.

“Target kami hari ini harus sudah tuntas seluruhnya. Baik itu untuk DPRD kabupaten, DPRD provinsi, DPR RI, DPD RI,  maupun presiden dan wakil presiden,” ujar Dudhi.

Menurutnya proses pengepakan sengaja dibagi menjadi per kecamatan. Alasannya Buleleng terbagi menjadi sembilan daerah pemilihan (dapil). Setiap kecamatan terdiri dari satu dapil.

“Tujuannya membedakan. Biar tidak ada kekeliruan saat distirbusi surat suara. Jadi sekarang kami fokus di Dapil 1 Kecamatan Buleleng. Nanti dilanjutkan sesuai jadwal,” kata Dudhi. (*)

 

Editor : Eka Prasetya
#komisi pemilihan umum #surat suara #logistik #Pemilu 2024 #tinta #KPU Buleleng #gudang logistik