RadarBuleleng.id – Dinamika politik jelang Pemilu 2024 kita hangat saja. Terutama dalam kontestasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres).
Di Jawa Barat, politisi senior PDI Perjuangan, Maruar Sirait memilih mundur dari PDI Perjuangan. Dia menyatakan tegak lurus dengan Jokowi.
Meski begitu, PDIP Bali menyatakan masih tetap solid. Kader dan simpatisan tidak terpengaruh dengan manuver kader yang terjadi di Jawa Barat.
Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster menyatakan Bali tetap solid. Baik simpatisan dan para kader banteng.
"Solid di Bali Solid," tegas Koster yang ditemui usai rapat koordinasi bersama relawan Ganjar-Mahfud di Sekretariat DPD PDIP Bali, Jalan Banteng Baru, Renon, Rabu (17/1/2024).
Koster menegaskan Tim Pemenangan ganjar-Mahfud tidak kendor. Buktinya pada rapat koordinasi dihadiri puluhan simpul relawan Ganjar-Mahfud.
Ia menyebut relawan akan menyelenggarakan Pesta Rakyat gratis yang dihadiri artis nasional NDX AKA, dan Tipe X.
Sahabat Ganjar juga mengundang musisi lokal Bali yakni Lolot Band, Johny Agung & Double T, Bagus Wirata dan DJ Mahesa di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Sabtu (20/1/2024) mendatang.
Koster menyampaikan acara tersebut murni digagas oleh para relawan . Sementara Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Bali bersifat membantu.
Dalam rapat koordinasi kemarin hadir 33 organisasi relawan. Target penonton yang hadir pada Pesta Rakyat sekitar 20 ribu orang.
"Semoga konser berjalan dengan baik, lancar dan aman," jelasnya.
Sayangnya, pasangan calon tidak dijadwalkan hadir. Ganjar Pranowo dan Mahfud MD diwakili oleh Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Andika Perkasa.
Gelaran pesta rakyat tersebut bukan saja untuk mendongkrak suara, melainkan memberikan hiburan untuk masyarakat Bali.
Pria yang juga Ketua TPD Ganjar-Mahfud Provinsi Bali itu menampik ingin menyaingi pesta rakyat yang diselenggarakan pendukung Prabowo- Gibran beberapa hari lalu.
Koster meminta untuk tidak membanding-bandingkan dengan Pesta Rakyat yang digelar pendukung Nomor Urut 2 karena ini memang agenda Relawan Ganjar-Mahfud.
"Bukan soal mendongkrak tidak mendongkrak,tapi menghibur masyarakat. Jangan banding-bandingin begitu. Ini adalah agenda tersendiri," cetusnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Provinsi Bali IGN Jaya mengatakan hasil rapat koordinasi kemarin TPD dan relawan isu keamanan menjadi hal yang krusial.
Di lain sisi, diselenggarakan even memberikan ruang untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Apalagi yang hadir puluhan ribu orang diharapkan memberikan dampak baik untuk UMKM. Pihaknya memprioritaskan keamanan dan juga menjaga kebersihan.
"Di samping memang skala prioritasnya sosialisasi Ganjar Mahfud di Bali. Jadi kami sudah bagi, per kabupaten kota bagi sudah menyiapkan massa dengan dikoordinir oleh ketua-ketua DPC," kata Jaya Negara.
Jaya Negara menambahkan selain sebagai relawan dan pengurus partai, kebanyakan di PDIP adalah pemimpin daerah maka ia tetap memastikan acara berjalan kondusif.
Walau hiburan yang diselenggarakan relawan untuk pendukung Ganjar tapi keamanan tetap yang utama. Apalagi musisi yang dihadirkan memiliki banyak penggemar fanatik.
"Yang jelas kami di samping relawan atau partai kami ini pemimpin daerah pasti kita ingin menjaga daerah tetap aman dulu," tandasnya. (*)
Editor : Eka Prasetya