Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Golkar Optimistis Raih 10 Kursi, Seorang Petahana Terancam Terpental

Eka Prasetya • Sabtu, 17 Februari 2024 | 00:05 WIB

 

REKAP SUARA: Proses rekapitulasi suara Pemilu 2024 di DPD II Golkar Buleleng.
REKAP SUARA: Proses rekapitulasi suara Pemilu 2024 di DPD II Golkar Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Partai Golkar Kabupaten Buleleng optimistis bisa merebut 10 kursi pada Pemilu 2024.

Mereka yakin bisa menguasai minimal 1 kursi di tiap kecamatan. Hanya saja ada 1 kecamatan yang terancam meleset dari target.

Bahkan seorang petahana terancam terpental dari DPRD Buleleng, gara-gara perolehan suara di salah satu Daerah Pemilihan (Dapil) tidak sesuai target.

Hingga Jumat (16/2/2024), DPD II Golkar Buleleng masih melakukan rekapitulasi suara secara internal.

Lewat rekapitulasi internal itu, Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar yakin bisa mencapai target meraih 10 kursi di gedung parlemen.

Ketua Bappilu Golkar Buleleng, Nyoman Gede Wandira Adi mengklaim, Golkar sudah dipastikan mampu meraup satu kursi di tiap kecamatan.

“Tinggal di Dapil Kota (Kecamatan Buleleng) dan Banjar saja yang belum. Ada potensi meraih 2 kursi di tiap dapil itu. Mungkin sore atau besok pagi, sudah ada gambaran yang lebih pas,” kata Wandira saat ditemui di Sekretariat DPD II Golkar Buleleng, Jumat pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun RadarBuleleng.id, kursi di Dapil Kecamatan Buleleng telah dikunci oleh calon pendatang baru, yakni Nyoman Dhukajaya.

Sementara di Dapil Kecamatan Sawan, diisi petahana, yakni Gede Suparmen. Dapil Kecamatan Kubutambahan juga diisi incumbent yakni Ketut Putra. Demikian juga dengan Dapil Kecamatan Tejakula yang diisi wajah lama, Ketut Dody Tisna Adi.

Selanjutnya di Kecamatan Gerokgak, Putu Suastika yang juga petahana, akan kembali ke gedung dewan. Di Kecamatan Seririt, ada pendatang baru Made Suarsana. Dapil Kecamatan Busungbiu juga akan diisi pendatang baru, I Ketut Hermawan.

Kejutan ada di Dapil Kecamatan Banjar. Golkar Buleleng optimistis bisa merebut 2 kursi parlemen di sana.

Satu kursi akan diisi wajah lama, Putu Gede. Sementara kursi kedua masih menanti perhitungan final suara partai Golkar, serta suara partai lainnya.

“Ada peluang 2 kursi di sana.Tapi kami masih menunggu kepastian perolehan suara partai dulu,” ujarnya.

Wandira Adi Terancam Terpental

Sementara itu, persaingan merebut kursi Golkar di Dapil Kecamatan Buleleng penuh dengan kejutan.

Ketua Bappilu Golkar Buleleng, Nyoman Gede Wandira Adi terancam tersingkir dari gedung dewan. Suara pendatang baru, yakni Nyoman Dhukajaya melesat tinggi.

Wandira pun tak menampik dirinya bisa saja tersingkir dari gedung dewan. Padahal dia sudah berkantor di Gedung DPRD Buleleng yang terletak di Jalan Veteran Singaraja, selama 15 tahun terakhir.

“Walaupun kami tetap bertekad 2 kursi itu bisa direbut, tampaknya memang masih perlu usaha keras untuk mewujudkan target itu,” kata Wandira.

Ia mengaku masih menanti rekapitulasi internal. Dia juga masih memantau perolehan suara partai lain. 

Menurutnya peluang untuk meraih kursi kedua dari Dapil Kecamatan Buleleng masih terbuka, meski peluang itu cukup berat.

Wandira mengaku pada Pemilu 2024 ini kurang maksimal mengumpulkan suara. Ia mengklaim dirinya terlalu asyik dengan kegiatan sebagai Bappilu, sehingga lupa menggarap kantong suara potensial.

“Dampaknya ya agak kedodoran meraup suara. Memang target belum bisa diwujudkan. Tapi itu bukan alasan, karena petarung tidak boleh cari alasan,” ujarnya. (*)

Editor : Eka Prasetya
#golkar #Pemilu 2024 #buleleng