SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Bakal calon Bupati Buleleng, Kadek Doni Riana belum menyerah berburu tiket sebagai Bupati Buleleng.
Dia sempat gagal menjadi calon Bupati Buleleng dari jalur perseorangan alias independen, karena tidak memenuhi syarat minimal dukungan calon.
Kini setelah gagal lewat jalur independen, dia mendaftarkan dirinya sebagai calon bupati lewat Partai Demokrat. Sehingga dapat berkompetisi pada Pilkada Buleleng 2024.
Doni Riana datang ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Kabupaten Buleleng pada Rabu (15/5/2024) sekitar pukul 15.00 WITA. Dia datang ditemani tim pemenangannya.
Doni Riana mengaku datang ke Demokrat untuk meneruskan aspirasi pendukungnya, yakni tetap maju bertarung di pesta demokrasi.
Sekalipun gagal lewat jalur independen, masih ada peluang melalui jalur partai politik (parpol). Partai yang ia lirik adalah Partai Demokrat.
Menurutnya para pendukung yang tergabung dalam wadah Semeton KDR dan Sahabat KDR telah merestui dirinya maju lewat jalur partai politik.
“Setelah sehari saya diumumkan oleh KPUD tidak bisa lanjut, saya undang tim yaitu Semeton KDR dan Sahabat KDR juga tokoh-tokoh masyarakat. Ternyata mereka ingin saya berproses di parpol. Mereka siap gerbong KDR dibawa ke mana saja, sepanjang itu baik untuk ke depan,” katanya.
Ia mengaku sengaja datang ke Demokrat, karena sebelumnya telah menjalin komunikasi politik dengan Ketua DPC Demokrat Buleleng, Luh Gede Herryani.
“Komunikasi ini sebagai kelanjutan komunikasi yang sudah terjalin. Bu ketua yang mereferensi terkait dengan keberadaan KDR, dilihat juga sepak terjangnya. Bila ke depan KDR diberikan rekomendasi, kita bisa berkomunikasi lebih lanjut untuk Buleleng sejahtera,” lanjutnya.
Selain itu dia juga akan menjajaki peluang koalisi dengan partai lain. Sebut saja Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hanura, dan Gerindra.
“Tujuannya untuk membangun koalisi sehingga bisa mengusung pasangan calon sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Demokrat, Luh Gede Herryani mengaku bahagia dengan masuknya Doni Riana yang mendaftarkan diri sebagai calon bupati melalui partainya.
Apalagi ia sebelumnya sudah mengenal baik sosok Doni Riana, karena pernah sama-sama berprofesi sebagai advokat.
Hal itu membuktikan Demokrat sebagai partai yang terbuka pendaftarannya untuk semua kalangan. Mulai dari akademisi, profesional, milenial, hingga tokoh masyarakat.
Sementara untuk penjaringan calon bupati dan calon wakil bupati di Demokrat, Herryani menyebutkan proses itu akan berakhir pada Sabtu (18/5/2024).
“Jadi kami hari ini dengan senang hati terima pendaftaran KDR. Mekanisme untuk proses penjaringan sama antara kader dan non kader. Nanti juga akan ada survei internal, yang tertinggi akan dipilih. Saat ini sudah ada dua kandidat, pak Dewa Nyoman Sukrawan dan pak Kadek Doni Riana,” jelasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya