Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

KIM Plus Usung Mantra-Mulia di Pigub Bali, Sugawa Korry: Head to Head dengan PDIP

Francelino Junior • Sabtu, 25 Mei 2024 | 13:11 WIB

 

Ketua DPD I Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry sebut akan melihat perkembangan politik terkait dengan rencana diusungnya ia ke Pilkada Buleleng 2024.
Ketua DPD I Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry sebut akan melihat perkembangan politik terkait dengan rencana diusungnya ia ke Pilkada Buleleng 2024.

SINGARAJA-Pernyataan menarik dilontarkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Provinsi Bali, I Nyoman Sugawa Korry.

Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang mengusung Mantra-Mulia, kata Sugawa Korry, ingin agar terjadi head to head dengan PDIP.

Pernyataan ini dilontarkannya usai ia mendaftarkan diri sebagai calon bupati Buleleng ke Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kabupaten Buleleng pada Jumat (24/5) sore.

KIM Plus yang beranggotakan 11 partai, yakni Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PBB, Gelora, Garuda, PKB, PAN, dan Prima sepakat mengusung Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra atau Mantra dengan Made Muliawan Arya atau De Gadjah atau Mulia.

Kesepakatan itu disampaikan dalam Rapat Konsolidasi Koalisi Pilkada Provinsi Bali Tahun 2024, Jumat (24/5) di The Brass Bali, Denpasar, yang digelar Koalisi Pendukung Pemerintahan Prabowo-Gibran atau Indonesia Maju Provinsi Bali.

Sugawa Korry menjelaskan bila ke-11 partai politik itu sudah sepakat alias final yang ditandai dengan tanda tangan serta stempel.

Bahkan kata Sugawa, pengusungan Mantra-Mulia sudah direstui oleh Jokowi dan Prabowo.

Dalam kesempatan mereka, KIM Plus, lanjut Ketua Golkar Bali itu, akan mengikuti semua kebijakan serta mendukung yang dikeluarkan oleh Jokowi dan Prabowo, mengenai pencalonan di Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) serentak.

Koalisi ini bersifat linier dari provinsi sampai ke kabupaten yang menyelenggarakan pilkada di Bali. Sehingga kabupaten wajib mengikuti instruksi yang dikeluarkan dari provinsi.

Karena koalisi ini yang mendukung dan mengamankan program pemerintahan atau menjadi perpanjangan tangan Prabowo-Gibran di Provinsi Bali. Sehingga keputusan pemerintah pusat dapat tercapai dengan baik melalui kebijaksanaan pemerintah daerah.

“Koalisi ini hanya mengusung satu paket calon. Sehingga terjadi head to head di seluruh Bali, semua kabupaten. Kami akan bangun itu. Kami yakin menang bertarung di kandang banteng, sudah ada strategi,” tegasnya. ***

 

Editor : Donny Tabelak
#jokowi #pdip #pilgub bali #prabowo subianto #sugawa korry