Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Ternyata Sejumlah Nama Sudah Disurvei Golkar untuk Calon Wakil Bupati Buleleng, Siapa Saja?

Francelino Junior • Selasa, 18 Juni 2024 | 04:05 WIB

 

Sugawa Korry (kiri) Igk Kresna Budi (tengah, ketua DPD II Golkar Buleleng), dan Gede Suardana (kanan).
Sugawa Korry (kiri) Igk Kresna Budi (tengah, ketua DPD II Golkar Buleleng), dan Gede Suardana (kanan).

SINGARAJA-Sejumlah nama akan disurvei oleh partai Golkar untuk menentukan posisi calon wakil bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng tahun 2024.

Hal ini diungkapkan I Nyoman Sugawa Korry, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Provinsi Bali pada Minggu (16/6) siang ditemui di salah satu kampus di Buleleng.

Menurutnya, penentuan calon wakil bupati dari Golkar akan dilakukan melalui survei. Nantinya sosok yang kapabilitasnya tinggi dan memadai, akan didekati dan diusung agar menjadi satu paket.

Kata Sugawa Korry, Golkar mensurvei sebanyak empat sampai lima orang yang berasal dari kalangan partai dan nonpartai.

Namun rata-rata, sosok-sosok tersebut merupakan orang dari luar partai berlambang pohon beringin.

Lalu siapa sajakah mereka? Sugawa Korry membeberkan bila mereka yakni Gede Suardana, I Made Sundayana, Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, hingga Nyoman Ray Yusha. Namun katanya, ada juga sosok dari PDIP yang ikut disurvei.

“Kami survei dulu baru dekati, bukan sebaliknya, supaya tidak kecewa. Bulan Juli akan kami survei. Kapabilitas memadai, ya itu lah (yang jadi calon wakil bupati),” ujar pria yang digadang jadi calon bupati Buleleng dari partai Golkar.

Bersamaan dengan itu, Golkar yang menggelar pendidikan politik dan diskusi pembangunan Buleleng ke depan, yang dihadiri seluruh kader partai besutan Airlangga Hartarto itu. 

Sugawa Korry mengatakan yang jadi prioritas untuk pembangunan Buleleng adalah indeks pembangunan manusia, tingkat kemiskinan, pendapatan per kapita, hingga pendapatan asli daerah.

Alasannya, karena secara garis besar hasilnya masih kalah dengan kabupaten lain di Bali.

Untuk membangun Buleleng hingga mampu menarik dan nyaman bagi investor, Sugawa Korry mengungkap bila Buleleng sebaiknya membuat kawasan sumber investasi. Ia menyebutnya dengan lampu-lampu yang mendatangkan laron.

Yang termasuk di sana adalah bandara Bali utara, kawasan Celukan Bawang, dan industri pengolahan produk pertanian.

“Harus berikan contoh bahwa bersih dari pembersihnya langsung. Harus jujur tanpa mahar. Juga berikan punishment dan reward yang sesuai,” tegasnya. ***

Editor : Donny Tabelak
#golkar bali #sugawa korry #Pilkada Buleleng #wakil bupati