SINGARAJA-Partai Hanura resmi memberikan surat rekomendasi kepada seluruh pendaftar bakal calon kepala daerah, untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng 2024.
I Nyoman Sugawa Korry yang baru menerimanya pun digadang-gadang mampu memenuhi syarat rekomendasi Hanura.
Penyerahan surat rekomendasi dari Hanura kepada enam bakal calon kepala daerah Buleleng, sebenarnya sudah dilakukan pada Sabtu (6/7) lalu di Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Buleleng.
Hanya saja, Sugawa Korry saat itu tidak hadir, dan disebutkan sedang berada di luar daerah.
Sehingga ia baru menerima surat rekomendasi itu pada Sabtu lalu (13/7) di Kota Denpasar, yang diberikan langsung Ketua DPC Hanura Buleleng, Gde Wisnaya Wisna.
Hanura pun memberikan surat rekomendasi bersyarat kepada keenam bakal calon kepada daerah, yang telah mendaftar ke partai mereka.
Surat rekomendasi itu, “masa hidupnya” hanya sampai tanggal 28 Juli 2024.
Lalu apa syaratnya? Sebenarnya ada lima poin dalam surat rekomendasi tersebut. Namun yang menjadi penting, para penerima surat rekomendasi ini wajib menggalang dukungan dengan partai lain, agar memenuhi persyaratan mengusung paket di Pilkada Buleleng.
Tujuannya, untuk menambah ambang batas mengusung calon kepala daerah, yakni 20 persen atau sebanyak sembilan kursi di DPRD Kabupaten Buleleng.
Ini karena perolehan kursi Hanura di dewan Buleleng pada Pemilihan Legislatif 2024, hanya mendapatkan dua kursi saja.
Jika para penerima surat rekomendasi ini gagal, maka surat rekomendasi ini otomatis hangus dan diberikan surat rekomendasi tetap kepada yang berhasil saja.
Wisnaya Wisna mengatakan, Sugawa Korry memiliki kans yang tinggi di antara para bakal calon kepala daerah, yang menerima surat rekomendasi dari Hanura.
Mengapa? Karena partai Golkar, tempat bernaung Sugawa Korry, dalam Pemilihan Legislatif 2024 berhasil meraih 11 kursi.
Yang artinya telah melewati ambang batas mengusung pasangan calon.
Bila ditambah dengan kursi Hanura, maka total mereka memiliki 13 kursi yang sudah cukup untuk berdiri sebagai salah satu poros, dalam Pilkada Buleleng.
“Yang sudah mencapai, saya kira pak Sugawa ya. Karena (partainya, Golkar) sudah penuhi 20 persen di Buleleng. Tapi belum tentu juga, bisa jadi yang lain bisa penuhi itu. Politik itu berproses,” ujarnya saat penyerahan rekomendasi.
Terpisah, Sugawa Korry yang juga Ketua DPD I Golkar Provinsi Bali mengatakan bila pihaknya optimis mampu memenuhi syarat yang diamanatkan, dalam surat rekomendasi Hanura kepadanya.
Apalagi, Golkar di Buleleng berhasil mendapatkan 11 kursi di DPRD Buleleng untuk periode 2024-2029.
Sehingga dengan bergabung bersama Hanura, tentu menambah kekuatan dalam menyongsong Pilkada Buleleng.
Pihaknya pun akan bersosialisasi ke Hanura dan menunjukkan rekomendasi dari Golkar untuk Pilkada Buleleng.
“Golkar Buleleng sudah memenuhi 20 persen syarat pengusungan pasangan calon bupati. Saya akan segera memenuhi syarat yang diperlukan,” katanya pada Senin (15/7).
Pihaknya juga optimis akan segera terbentuk pasangan calon bupati dan wakil bupati pada tanggal 28 Juli nanti.
Apalagi saat ini, Golkar tengah melaksanakan survei tahap kedua dalam bentuk pasangan calon.
“Mohon dukungan masyarakat Buleleng untuk kami, agar membangun dan melayani tanpa korupsi," kelakar Sugawa Korry. ***
Editor : Donny Tabelak