SINGARAJA-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng 2024 menjadi momentum untuk memilih pemimpin selama lima tahun ke depan.
Untuk ini, akan digelar pagelaran seni yang isinya drama Ramayana, tujuannya untuk mengingatkan masyarakat pilih pemimpin bijaksana.
Rencananya, pagelaran seni ini akan ditampilkan di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja pada Sabtu (20/7) malam, yang diinisiasi Yayasan Damuh Nganteg Jagat.
Pengurus yayasan tersebut, Dewa Ketut Puja Suradnya menjelaskan bila pihaknya memang berfokus pada pelestarian adat, seni, dan budaya.
Pemilihan pementasan drama Ramayana inipun tujuannya untuk sosialisasi ke generasi muda mengenai kepemimpinan.
“Tujuannya untuk mensosialisasikan kepada para generasi muda, agar memiliki jiwa kepemimpinan yang berkarakter, berlandaskan filosofi Asta Brata. Juga pilih pemimpin yang berkarakter,” ujarnya pada Kamis (18/7).
Kata Suradnya, pagelaran seni ini dapat disaksikan secara gratis. Selain drama Ramayana, akan ditampilkan juga tari pendet, megoak-goakan, hingga makan gratis 4.000 porsi. Juga ada diskusi tentang sejarah Buleleng.
Sementara itu, Ketua Panitia, Ratna menegaskan bila pagelaran seni ini tidak ada kaitannya dengan politik.
Tetapi murni untuk mengedukasi dan menghibur masyarakat, melalui lakon-lakon Ramayana.
Pihaknya hanya ingin mengingatkan kembali kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki jiwa kepemimpinan yang mengayomi dan bermanfaat bagi orang banyak.
“Karena kami ingin inti kepemimpinan dalam Ramayana bisa segera tersosialisasikan, terutama generasi muda. Mudah-mudahan maknanya bisa meresap di hati generasi muda," katanya. ***
Editor : Donny Tabelak