Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Muncul Isu Paket Giri-Bintang di Pilkada Bali, Giri Prasta Bilang Tunggu Rekomendasi

Made Dwija Putera • Kamis, 1 Agustus 2024 | 22:40 WIB

 

TUNGGU REKOMENDASI: Dari kiri, I Nyoman Giri Prasta, Megawati Soekarno Putri, dan I Gusti Ayu Bintan Darmawati dalam sebuah acara.
TUNGGU REKOMENDASI: Dari kiri, I Nyoman Giri Prasta, Megawati Soekarno Putri, dan I Gusti Ayu Bintan Darmawati dalam sebuah acara.

RadarBuleleng.id - Tensi politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bali 2024, semakin hangat.

Hingga kini, paket yang diusung PDI Perjuangan masih menjadi paket yang paling dinanti. Baik oleh masyarakat maupun partai politik.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan se-Bali secara resmi mengusulkan dua paket kepada DPP PDIP.

Yakni paket Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Paket Koster-Ace, serta paket Wayan Koster dan  Nyoman Giri Prasta alias paket Koster-Giri.

Baca Juga: Jelang Pilkada Bali 2024, PDIP Buleleng Usulkan Paket Koster-Ace dan Koster-Giri. Begini Alasan Partai

Belakangan muncul isu paket terbaru, yakni Nyoman Giri Prasta dan I Gusti Ayu Bintang Darmawati alias Bintang Puspayoga. Paket Giri-Bintang digadang-gadang kuda hitam pada Pilkada Bali 2024.

Bintang merupakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Di struktur PDI Perjuangan, dia duduk sebagai Ketua Bidang Perempuan dan Anak PDI Perjuangan.

Saat ditemui di DPRD Badung, Giri Prasta memilih irit bicara terkait hal tersebut. Ia mengaku tidak mau mendahului keputusan DPP PDI Perjuangan.

“Teman-teman jangan berbicara masalah isu dulu (rekomendasi Pilgub),” kata Giri saat ditemui pada Rabu (31/7/2024).

Baca Juga: Beredar Poster Agus Suradnyana dan De Gajah Jadi Paket pada Pilkada Bali. Agus Suradnyana: Itu Wacana Medsos

Giri menyebut rekomendasi paket pada Pilkada Bali merupakan kewenangan mutlak dari DPP PDI Perjuangan.

Sebagai kader partai, Giri mengaku siap mengamankan rekomendasi tersebut. Apapun keputusannya.

“Kami sebagai petugas partai sudah barang tentu kalau kami ditugaskan kita pasti siap. Tidak pun ditugaskan saya tidak masalah,” imbuhnya.

Sementara itu, Bintang Puspayoga sejak jauh-jauh hari menegaskan bahwa dirinya tidak maju dalam kontestasi Pilkada Bali.

Kalau toh ada yang menyebut-nyebut dirinya akan maju, Bintang memastikan bila hal tersebut adalah kabar bohong alias hoaks.

“Itu hoaks. Tidak akan (diusulkan). Lihat mekanisme partai saja,” kata bintang pada April lalu.

Ia menyebut mandat sebagai seorang menteri sudah lebih dari cukup. Apalagi kini ia mendapat tugas sebagai Ketua Bidang di DPP PDI Perjuangan.

“Sudah di pusat turun lagi. Ini (jadi menteri) sudah anugerah luar biasa,” tegasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #pilkada bali #Bintang Puspayoga #pilkada #giri prasta