SINGARAJA, radarbuleleng.id- Bulan Agustus akan menjadi penentuan tokoh-tokoh yang akan mendapatkan rekomendasi dari partai, untuk maju ke Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng 2024.
Terbaru, beredar nama I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna (Sutjidra-Supit).
Nama mereka tampak dalam sebuah foto kegiatan PDIP yang beredar di media sosial. Dalam foto tersebut, selain nama pasangan calon untuk Kabupaten Buleleng, ada juga untuk kabupaten dan kota lainnya di Bali.
Yang terlihat jelas, nama I Nyoman Sutjidra diposisikan sebagai calon bupati, sedangkan calon wakil bupati diisi oleh Gede Supriatna.
Sutjidra sebagai wakil petahana (sebelumnya berpasangan dengan Putu Agus Suradnyana) sedangkan Supit jabatannya adalah Ketua DPRD Buleleng.
Dengan data elektoral saat ini yang lebih dari 70 persen, pasangan calon ini berpotensi memenangkan Pilkada Buleleng 2024, dan memimpin Buleleng selama lima tahun ke depan.
Sutjidra sendiri di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Buleleng menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu). Sementara Supit merupakan Sekretaris DPC PDIP Buleleng.
”Kalau rekomendasi sampai saat ini belum terima, tapi surat penugasan sudah kami terima. Itu untuk konsolidasi. Pak Supit juga terima (surat penugasan),” ujar Sutjidra ditemui pada Selasa (6/8) sore di kediamannya.
Dengan surat penugasan tersebut, ia mengatakan kini melakukan konsolidasi ke Partai Anak Cabang (PAC), ranting, hingga anak ranting.
Ini juga merupakan tugas agar mesin partai siap menghadapi Pilkada Buleleng 2024, dan memenangkan pasangan calon dari PDIP.
Wakil Bupati Buleleng periode 2012-2022 itu melanjutkan bahwa dalam surat tugas tersebut tidak ada klausul apapun.
Hanya melakukan konsolidasi berupa komunikasi dengan DPD, DPC, PAC, hingga akar rumput PDIP selama dua minggu kedepan.
”Yang di medsos bisa saja bocoran, saya juga lihat persentasenya. Tapi hitam putih (rekomendasi) belum terima. Tunggu saja-lah, sabar ya,” lanjutnya.
Terpisah, Supriatna mengaku belum menerima rekomendasi dari partai untuk maju ke Pilkada Buleleng 2024.
Dengan bijaksana, ia mengatakan bahwa rekomendasi akan datang pada waktu yang tepat.
Menanggapi potensi Sutjidra-Supit yang dijagokan PDIP, ia mengaku belum berani berbicara banyak. Karena belum memegang rekomendasi.
”Kalau belum pegang rekomendasi belum berani bicara. Tapi saya siap ditugaskan atau siap untuk tidak ditugaskan,” tegasnya saat ditemui di Gedung DPRD Buleleng pada Selasa (6/8) siang. ***
Editor : Donny Tabelak