Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Hanura Menyusul Dukung Paket Kembang-Ipat, Partai Koalisi Lama Pendukung Tamba Rontok

Muhammad Basir • Kamis, 15 Agustus 2024 | 23:10 WIB

 

Mantan Bupati Jembrana 2 periode I Gede Winasa(tengah), foto bersama anaknya I Gede Ngurah Patriana Krisna (kanan) dan Kembang Hartawan usai bebas. Winasa tegas mendukung paslon Bang Ipat.
Mantan Bupati Jembrana 2 periode I Gede Winasa(tengah), foto bersama anaknya I Gede Ngurah Patriana Krisna (kanan) dan Kembang Hartawan usai bebas. Winasa tegas mendukung paslon Bang Ipat.

NEGARA, radarbuleleng.id - Partai Hanura menyusul tujuh partai nonparlemen pendukung bakal pasangan calon I Made Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Kembang - Ipat) di Pilkada Jembrana 2024.

Dari tujuh partai nonparlemen, beberapa diantaranya merupakan pendukung yang bergabung dalam Koalisi Jembrana Maju (KJM) pada pemilihan bupati (Pilbup) Jembrana tahun 2020 lalu.

Sekretaris DPC Partai Hanura Jembrana, I Gede Agus Sanjaya mengatakan, dukungan terhadap bakal pasangan calon Kembang - Ipat meskipun belum ada rekomendasi dari PDIP selaku partai pengusung, merupakan instruksi dari pengurus Partai Hanura Provinsi Bali.

”Perintah dari provinsi agar DPC Jembrana komunikasi dengan PDIP,” ujarnya.

Karena PDIP sudah mengusulkan bakal pasangan calon Kembang - Ipat, maka Partai Hanura bergabung dengan PDIP meskipun sebagai partai pendukung.

”Selain karena ada instruksi pengurus tingkat provinsi, kami juga sudah mempelajari visi, misi dan program Kembang- Ipat,” tegasnya.

Partai Hanura menjadi pendukung bakal pasangan calon dari PDIP, tidak mengejutkan karena sudah dilakukan sejak pilbup tahun 2020.

Bahkan dengan 1 kursi DPRD Jembrana sebagai pengusung pasangan calon I Made Kembang Hartawan dan I Ketut Sugiasa.

Dukungan Partai Hanura untuk pilbup Jembrana 2024 ini, disambut dengan terbuka bakal pasangan calon Kembang - Ipat.

”Intinya kami, pasangan calon menyambut baik dukungan partai nonparlemen,” ujar I Made Kembang Hartawan.

Ketua DPC PDIP Jembrana ini mengatakan, dukungan partai nonparlemen ini bukan sekadar untuk pilbup Jembrana, tetapi untuk jangka panjang ke depan agar bersama -sama dalam membangun Jembrana.

”Kami ingin membangun Jembrana bersama -sama. Tidak melihat besar kecilnya (partai dan suara) tetapi kebersamaan yang kami utamakan,” tegasnya.

Sehari sebelumnya, bakal pasangan calon Kembang - Ipat mendapat dukungan dari tujuh partai nonparlemen.

Terdiri dari Partai Gelora, Partai Garuda, PKS, PBB, PKN, Partai Buruh dan Partai Ummat.

Menariknya, dari tujuh partai tersebut merupakan partai pendukung pilbup 2020 yang tergabung dalam Koalisi Jembrana Maju (KJM) untuk pasangan calon I Nengah Tamba - I Gede Ngurah Patriana Krisna.

Saat itu, KJM terdiri dari 5 partai pengusung, Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gerindra, PKB dan PPP dengan kursi total 16 kursi di dewan.

Partai pendukung 9 partai Perindo, PKS, PSI, Nasdem, PAN, Gelora, Berkarya dan PKPI.

Partai Perindo, akhirnya berubah arah dukungan sebelum pemilihan. Beralih bergabung dengan PDIP, Partai Hanura dan PBB yang mengusung pasangan I Made Kembang Hartawan dan I Ketut Sugiasa. Hasil pemilihan dimenangkan pasangan Tamba - Ipat.

Pada pilbup 2024 ini sebagian partai politik pengusung dan pendukung mulai berubah.

Partai yang sebelumnya bergabung dalam KJM tahun 2020 rontok satu persatu, partai pendukung seperti PKS, Gelora, Garuda. Kabarnya PPP dan PKB juga bakal mengusung Kembang - Ipat. ***

Editor : Donny Tabelak
#pilkada jembrana #pdip #koalisi #Kembang Ipat