SINGARAJA, radarbuleleng.id- I Nyoman Sugawa Korry, bakal calon bupati dari Koalisi Indonesia Mau (KIM) Plus bertemu dengan Ketut Putra Sedana alias Dokter Caput.
Katanya, pertemuan ini dalam rangka membahas pembangunan Buleleng, meski ada juga sekala dan niskala-nya.
Upaya dan langkah-langkah politis yang dilakukan pada Senin (9/9) sekitar pukul 17.00 Wita di kediaman Dokter Caput itu, untuk memantapkan diri bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng 2024.
Ini tentu menarik, lantaran pertemuan antara dua orang tokoh Buleleng itu ibarat tindak lanjut dari pertemuan mereka sebelumnya saat acara serap aspirasi masyarakat, yang diselenggarakan bakal paslon gubernur dan wakil gubernur Bali dari KIM Plus, Mulia-PAS pada Jumat (6/9) malam lalu.
Untuk diketahui, I Nyoman Sugawa Korry merupakan politisi dari Golkar.
Sedangkan Ketut Putra Sedana sebelumnya merupakan politisi PDIP. Keduanya pun sama-sama mendaftarkan diri sebagai calon bupati untuk Pilkada Buleleng.
Sugawa Korry mengatakan bahwa pertemuan ini bernuansa kekeluargaan. Di sana dibahas mengenai masukan-masukan terkait dengan pembangunan Buleleng, selama lima tahun ke depan.
Apalagi saat kegiatan serap aspirasi Mulia-PAS, Dokter Caput juga sempat mengutarakan bahwa untuk membangun Buleleng, ada empat potensi yang harus dikembangkan.
Yaitu sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), sumber daya politik, dan sumber daya daerah melalui perumda.
Sehingga menurut Sugawa Korry, hal itu menjadi masukan-masukan yang berharga baginya dan Gede Suardana, apabila terpilih memimpin Buleleng selama lima tahun ke depan. Katanya, pemikiran Dokter Caput juga akan dibawa ke dalam visi-misinya.
”Saya sependapat dengan pandangan Dokter Caput, terkait arah pembangunan Buleleng yang holistik, melibatkan aspek spiritual dan sekala,” katanya.
Sugawa Korry juga menyebut bila dalam pertemuan itu, mereka juga membahas terkait dengan pelestarian nilai-nilai sejarah dan spiritual yang berhubungan dengan perjuangan Panji Sakti, Raja Buleleng I.
Yang katanya, selaras juga dengan upaya paslon Oke Gas itu membangun Buleleng baik secara fisik maupun sekala dan niskala.
Sugawa Korry melanjutkan, bahwa pertemuan ini juga sebagai salah satu langkah untuk menyatukan semua tokoh di Buleleng, untuk mewujudkan perubahan.
”Potensi intelektualitas, pengalaman, dan komitmen Dokter Caput sangat besar bagi kemajuan Buleleng,” puji Ketua DPD I Golkar Bali itu.
Sementara itu, Dokter Caput mengaku bila pertemuan mereka hanya diskusi berkaitan dengan ide dan gagasan untuk membangun Buleleng ke depan.
Meski ia tidak maju dalam kontestasi politik, namun ia juga memiliki sejumlah masukan untuk Bali utara.
Ia juga mengapresiasi Sugawa Korry yang mau menerima masukan dari berbagai kalangan demi kemajuan Buleleng.
”Ini langkah penting untuk memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat,” kata politisi berkumis itu. ***
Editor : Donny Tabelak