radarbuleleng.id- Dugaan camat di kabupaten Karangasem, Bali, terlibat menjadi tim sukses (timses) pasangan calon bukan jadi gosip belaka.
Dugaan itu menguat setelah adanya kiriman foto paslon yang dilakukan Camat Kubu, I Gede Kaneka Setiawan.
Kronologinya, aksi salah kirim pesan itu terjadi pada Jumat (11/10) lalu. Tiba-tiba grup whatsapp Menuju Pilbuk Karangasem 2024 dikejutkan dengan kiriman foto yang diteruskan oleh Camat Kubu tersebut.
Foto yang diteruskan dan dibagikan ke grup yang berisi sejumlah tokoh itu berisi jadwal kampanye paslon petahana.
Hanya saja, postingan dugaan salah kirim itu langsung dihapus dalam beberapa detik. Namun sejumlah tokoh sempat mengcapture kiriman camat Kubu itu.
Usai adanya aksi itu, banyak tokoh di grup tersebut mempertanyakan maksud dari kiriman foto yang dilakukan I Gede Kaneka.
Tak tinggal diam, dugaan adanya keterlibatan ASN tersebut pun langsung disikapi tegas tim pemenangan pasangan calon Gusti Putu Parwata-Pandu Prapanca Lagosa.
Mereka langsung melaporkan dugaan keterlibatan ASN tersebut ke Bawaslu Karangasem pada Sabtu (12/10) lalu.
Wakil Ketua Tim Kampanye, I Nyoman Celos didampingi tim hukum GP, I Wayan Suardika Kusuma mengatakan pihaknya telah melaporkan aksi dugaan ketidak netralan ASN dalam Pilkada Karangasem.
”Kami melaporkan Camat Kubu karena adanya dugaan keterlibatan berpolitik praktis,” kata Celos dikonfirmasi Minggu (13/10) kemarin.
Pihaknya pun melampirkan bukti kiriman foto yang berisi jadwal kampanye salah satu paslon. Pihaknya pun sangat menyayangkan, keterlibatan ASN padahal sudah jelas secara aturan melarang ASN ikut berpolitik praktis.
”Kami sangat menyayangkan hal ini. Harapan kami kepada ASN kembalilah kepada khittah (tujuan dasar) agar pilkada ini berjalan dengan baik jujur adil,” ucapnya.
Tim pemenangan GP sendiri sebenarnya sudah melihat gejala ketidak netralan ASN dalam Pilkada kali ini. Terlebih sebelumnya adanya kemunculan di sejumlah media massa.
”Kami awalnya mengira hanya gimmick, makanya tidak terlalu menanggapi. Tapi ternyata terbukti,” terangnya.
Sementara itu, Camat Kubu, I Gede Kaneka Setiawan dikonfirmasi terkait foto yang diteruskan tersebut mengaku bahwa foto itu tak sengaja diteruskan oleh anaknya yang baru berusia 4 tahun.
”Itu hp saya dipakai main anak saya, kemungkinan tidak sengaja meneruskan foto itu ke grup wa, saya tidak tahu darimana sumber foto itu," ungkapnya berkelit.
Dia juga memastikan selama hajatan Pilkada berlangsung tidak pernah terlibat menjadi bagian dari tim pemenangan atau terlibat dalam politik praktis.
”Saya tidak ada menjadi tim pemenangan silahkan awasi saya,” kata Kaneka.***
Editor : Donny Tabelak