SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Buleleng merekomendasikan teguran kepada seorang oknum perbekel di Kecamatan Buleleng.
Oknum perbekel tersebut diduga berpihak pada salah satu calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Bali.
Informasi yang dihimpun RadarBuleleng.id, oknum perbekel tersebut diduga mempromosikan salah satu pasangan calon lewat media sosial.
Oknum tersebut membagikan kegiatan pasangan Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta alias Koster Giri lewat media sosial.
Selain itu, dia juga membagikan kegiatan calon Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna lewat akun media sosial yang sama.
Hal itu pun menjadi pertanyaan, karena hanya salah satu calon saja yang dipromosikan melalui media sosial. Peristiwa itu kemudian sampai ke meja Bawaslu Buleleng.
Selanjutnya Bawaslu melakukan penelusuran, hingga akhirnya membawa laporan tersebut ke rapat pleno Bawaslu.
Ketua Bawaslu Buleleng, Kadek Carna Wirata saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa pihaknya menemukan indikasi oknum perbekel yang tidak netral
“Kami sepakat memberikan rekomendasi kepada Pj. Bupati Buleleng untuk diambil langkah-langkah pada perbekel yang dimaksud. Kedepannya agar hal-hal ini tidak terjadi lagi,” kata Carna saat ditemui pada Kamis (24/10/2024).
Menurut Carna, hal itu termasuk melanggar asas netralitas. Bawaslu mengambil kesimpulan bahwa hal itu bukan pelanggaran Pilkada. Melainkan bentuk pelanggaran terhadap undang-undang lainnya.
“Jadi nanti yang punya hak memberikan teguran itu Pj. Bupati. Kami sudah kaji dan kami teruskan pada pemerintah daerah untuk kemudian memberikan teguran,” ujarnya.
Selain memberikan rekomendasi kepada Pj. Bupati Buleleng, Bawaslu Buleleng juga mengingatkan seluruh pasangan calon agar tidak melakukan mobilisasi terhadap perbekel.
“Kami ingatkan pada pasangan calon menjaga hal-hal yang apa mestinya mereka lakukan,” ujarnya.
Lebih lanjut Carna mengatakan, Bawaslu mengingatkan bahwa para perbekel di seluruh Buleleng sudah sepakat menjaga netralitas mereka selama tahapan Pilkada serentak.
“Mereka sudah berikrar lho. Kemudian itu diingkari. Kami kembali ingatkan bahwa perbekel harus bersikap netral dalam pemilihan,” tegasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya