Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mulia PAS Minta Desa Adat jadi Lembaga Otonom. Jangan Diajak Berpolitik

Francelino Junior • Kamis, 31 Oktober 2024 | 23:26 WIB

 

BICARA DESA ADAT: Pasangan Made Muliawan Arya alias De Gadjah dan Putu Agus Suradnyana atau pasangan Mulia PAS saat melakukan kampanye di Kelurahan Sukasada, Buleleng.
BICARA DESA ADAT: Pasangan Made Muliawan Arya alias De Gadjah dan Putu Agus Suradnyana atau pasangan Mulia PAS saat melakukan kampanye di Kelurahan Sukasada, Buleleng.

SUKASADA, RadarBuleleng.id - Pasangan Calon Gubernur Bali dan Calon Wakil Gubernur Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah dan Putu Agus Suradnyana alias Mulia PAS meminta agar desa adat dijadikan sebagai lembaga yang otonom.

Hal itu diungkapkan pasangan tersebut saat mereka menggelar kampanye Pilkada Bali di Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada, Buleleng, pada Kamis (31/10/2024).

Dalam kampanye itu, Calon Wakil Gubernur Bali, Putu Agus Suradnyana mendesak agar desa adat mendapatkan otonomi yang luas.

Selama ini desa adat terkesan terkekang. Karena ada aturan-aturan lain yang harus membuat mereka tunduk dengan kepentingan politik.

“Kami ingin ada otonomi desa adat. Sehingga ada keleluasaan bagi desa adat membangun sesuai dengan desa kala patra,” katanya.

Ia menyebut belakangan ini kondisi desa adat tidak sehat. Sebab desa adat dijadikan sarana untuk berpolitik.

Baginya, prajuru adat memiliki hak pilih. Namun idealnya mereka tidak boleh dimobilisasi. Hal serupa juga berlaku bagi Aparatur Sipil Negara.

“Biarkan prajuru itu bekerja sesuai dengan tugasnya, bertanggung jawab terhadap Ida Sang Hyang Widhi dan krama. Jangan diajak berpolitik,” ujarnya.

Akibat terlibat dalam urusan politik, sejumlah desa adat justru tersandera. Hasil paruman soal ngadegang bendesa adat pun bisa tertunda lama hanya karena masalah politik.

“Sekarang menunggu SK saja lama. Kalau nggak suka, SK-nya lama terbit. Untuk itu, desa adat harus otonom,” tegasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pilkada bali #kampanye #otonom #politik #mulia pas #Desa adat #De Gadjah #buleleng