Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sempat Vakum, Kepengurusan PSI Buleleng Bangkit Lagi

Eka Prasetya • Rabu, 6 Agustus 2025 - 01:10 WIB
Logo Partai Solidaritas Indonesia
Logo Partai Solidaritas Indonesia

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sempat vakum, kepengurusan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Buleleng kembali terbentuk.

DPP partai menunjuk Dewa Gede Jaya Rahardi sebagai Ketua DPD PSI Buleleng. Ia juga mendapat mandat membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan atau DPC.

Nama Dewa Gede Jaya Rahardi sebenarnya sudah cukup lama dikenal di dunia bisnis. Namun kali ini dia juga memilih berkecimpung di dunia politik.

Ia mengikuti jejak sang ayah, yakni Dewa Nyoman Sukrawan, yang sudah makan asam garam di kancah politik. Utamanya di Kabupaten Buleleng.

Dewa Rahardi ditunjuk sebagai Ketua DPD lewat Surat Keputusan DPP PSI yang terbit pada 20 Juni 2025 lalu.

Baca Juga: Pengurus PSI di Buleleng Kompak Mengundurkan Diri. Ikuti Langkah Ketua DPW

Dihubungi pada Rabu (5/8/2025), Rahardi mengaku dirinya mendapat mandat langsung dari Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep. Ia juga sempat bertemu dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka maupun mantan Presiden RI, Joko Widodo.

Setelah mendapat mandat, ia pun segera melakukan konsolidasi internal. Termasuk berkomunikasi dengan mantan Ketua DPD PSI Buleleng, Komang Subrata Jaya.

“Target kami yang paling dekat adalah membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan, lalu melakukan konsolidasi sampai ke akar rumput,” kata Dewa Rahardi.

Menurutnya setelah kepengurusan terbentuk, ia akan langsung bergerak mengenalkan PSI dengan lebih masif lagi ke masyarakat Buleleng. Khususnya di kalangan anak muda.

“Selama ini kan politik itu dianggap identik dengan orang tua. Kami ingin mengubah itu. Karena PSI ini kan memang partai anak muda, nafasnya adalah nafas anak-anak muda,” lanjutnya.

Meski lekat dengan partai anak muda, Rahardi mengaku merekrut beberapa tokoh-tokoh politik senior di Buleleng.

Salah satunya adalah Ton Hitler, mantan anggota DPRD Buleleng dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB). Mereka mendudukkan Ton Hitler sebagai Dewan Pembina. Alasannya, agar pergerakan lebih terarah.

Ia meyakini PSI akan menjadi salah satu partai yang diperhitungkan di Bali. Seiring dengan pergerakan para kader. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #Mandat #gibran #dpp #politik #partai #joko widodo #bisnis #partai solidaritas indoensia #buleleng #kaesang pangarep #kecamatan #konsolidasi #psi