SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Di tengah hangatnya perdebatan publik terkait pembagian daging dalam momentum hari raya keagamaan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng memilih menunjukkan komitmennya sebagai partai nasionalis dengan berbagi kepada masyarakat menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Sebanyak 12 ekor babi beserta paket sembako didistribusikan ke sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng.
Bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada kader dan struktur partai, tetapi juga menyasar warga kurang mampu yang selama ini menjadi bagian dari basis masyarakat marhaenis.
Anggota DPR RI Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi partai agar sekretariat DPC menjadi "rumah rakyat" yang selalu hadir di tengah masyarakat, terutama pada momentum hari raya keagamaan.
Menurut Kariyasa, semangat berbagi yang dilakukan PDIP tidak hanya berlangsung saat perayaan tertentu, melainkan diberikan kepada seluruh umat beragama yang sedang merayakan hari besar keagamaannya.
Hal itu menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai kebangsaan dan toleransi yang selama ini dijunjung partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
"Dari kemarin sudah dilakukan. Kami bagikan 12 ekor babi dan paket sembako, kemudian wilayahkan ke masing-masing kecamatan. Jadi tidak hanya saat Iduladha saja, tapi juga saat Galungan dan Kuningan," ujar politisi asal Desa Busungbiu, Buleleng itu.
Mantan Anggota DPRD Bali itu menegaskan, kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap keberagaman tradisi dan perayaan keagamaan yang hidup di tengah masyarakat Bali.
Sebagai partai nasionalis, PDIP berupaya hadir tanpa membedakan latar belakang agama maupun kelompok masyarakat.
Selain membantu meringankan kebutuhan masyarakat menjelang hari raya, kegiatan itu juga diharapkan mempererat hubungan antara partai dan warga.
Menurut Kariyasa, sekretariat partai harus menjadi ruang terbuka yang mampu menampung aspirasi sekaligus membantu mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia menilai partai politik memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa. Sebab, melalui partai politik lahir para pemimpin di berbagai tingkatan, mulai dari presiden, gubernur, bupati, wali kota, hingga anggota legislatif.
Karena itu, keberadaan partai tidak boleh hanya terasa saat momentum politik semata, tetapi juga harus hadir dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.
"Sehingga dengan optimalkan peran partai, bisa mendekatkan pemimpin kepada masyarakat itu sendiri," tegas anggota Komisi VIII DPR RI tersebut. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya