SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng terus menggencarkan Pendidikan Demokrasi bagi pemilih pemula.
Kali ini, ratusan siswa kelas XI SMAN 1 Tejakula disasar untuk dibekali pemahaman mengenai kepemiluan dan pentingnya menggunakan hak pilih secara bijak serta bertanggung jawab.
Kepala SMAN 1 Tejakula, Nyoman Sukrada, menyambut positif kehadiran tim KPU Buleleng.
Menurutnya, sosialisasi ini menjadi momentum berharga bagi pelajar untuk memahami regulasi bernegara sebelum menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS).
"Pendidikan pemilih dari KPU ini memberikan pemahaman konkret bagi siswa kami mengenai proses demokrasi. Harapannya, mereka mampu menentukan pilihan secara bijak dan siap bertanggung jawab atas opsi politiknya," ujar Sukrada.
Materi edukasi disampaikan langsung oleh Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pendidikan Pemilih KPU Buleleng, Putu Arya Suarnata.
Ia mengajak para siswa mendalami pertanyaan mendasar mengenai pentingnya pelaksanaan pemilu di Indonesia.
"Pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat untuk memilih pemimpin secara langsung dan demokratis yang nantinya menjalankan amanah untuk kepentingan masyarakat," terang Arya Suarnata di hadapan para siswa.
Arya memaparkan kilas balik sejarah pemilu langsung di Indonesia yang dimulai sejak 2004, tiga pilar utama pemilu (peserta, pemilih, dan penyelenggara), serta kuota minimal 30 persen keterwakilan perempuan dalam pencalonan anggota legislatif.
Suasana sosialisasi berlangsung hidup ketika memasuki sesi tanya jawab seputar syarat-syarat menjadi pemilih sah. Beberapa siswa, aktif menjawab pertanyaan dari pemateri.
KPU Buleleng berharap para pelajar sebagai bagian dari pemilih pemula tak sekadar menjadi penonton, melainkan tumbuh menjadi pemilih yang kritis, cerdas, dan berintegritas dalam menentukan arah kepemimpinan bangsa. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng