SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menggelar edukasi kepemiluan melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Buleleng, Kamis (31/8/2026).
Sebanyak 96 pemilih pemula digembleng untuk memperkuat nilai demokrasi, urgensi hak pilih, dan partisipasi aktif menjelang gelaran pemilu.
Kegiatan yang berlangsung di Buleleng ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna. Dalam sambutannya, Supriatna berpesan agar kebebasan berekspresi di era digital tetap diimbangi etika dan kesadaran hukum.
"Demokrasi membutuhkan generasi muda yang cerdas menentukan pilihan, kritis menyikapi informasi, serta memiliki integritas," ujar Gede Supriatna.
Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, hadir sebagai narasumber utama membawakan materi "Generasi Muda Membangun Demokrasi Bersama".
Lidartawan mengungkapkan bahwa pemilih muda dan pemula mendominasi komposisi Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Bali yang mencapai 3,26 juta jiwa.
Oleh karena itu, Lidartawan meminta anak muda tidak sekadar menjadi pemilih pasif yang datang ke TPS, melainkan ikut mengawal setiap tahapan pemilu.
"KPU bukan sekadar penyelenggara pemungutan suara, tetapi penjaga integritas proses demokrasi. Pemuda harus berani terlibat aktif, mulai dari memastikan diri terdaftar di DPT, mengawasi proses, hingga tegas menolak politik uang," tegas Lidartawan.
Menghadapi tingginya ancaman disinformasi, politik uang, dan ujaran kebencian di media sosial, Lidartawan mengimbau para peserta untuk bijak berselancar di dunia maya.
"Media sosial saat ini adalah ruang demokrasi. Jadilah pemilih digital yang cerdas dengan menerapkan prinsip saring sebelum sharing melalui langkah Stop, Check, Share sebelum menyebarkan informasi," pesannya.
Dalam sesi diskusi interaktif, Lidartawan juga memotivasi peserta yang khawatir akan isu keberanian anak muda bersuara.
Ia mendorong pemuda untuk tidak ragu masuk ke partai politik demi melahirkan pemimpin berkualitas.
Mengingat pengalamannya saat memimpin PPK Denpasar Barat, ia menekankan pentingnya moral teguh untuk menolak suap dan segala bentuk kecurangan.
Melalui sinergi ini, KPU Bali berharap para pemuda Buleleng dapat menjadi agent of change yang memagari masyarakat dari narasi negatif sekaligus mengawal pemilu yang jujur dan berkualitas. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng