SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Buleleng bergerak cepat mengantisipasi munculnya persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) jelang Pemilu 2029.
Meski saat ini masih memasuki masa non-tahapan, Bawaslu Buleleng mulai gencar memetakan potensi kerawanan melalui uji petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).
Kegiatan uji petik lapangan tersebut digelar dengan mendatangi langsung pemukiman warga di Dusun Bangkang, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Jumat (25/9/2026).
Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, memimpin tim untuk mencocokkan data faktual sekaligus menyerap aspirasi dan pengalaman warga terkait pelaksanaan Pemilu sebelumnya.
Carna menegaskan verifikasi faktual sangat krusial mengingat kondisi kependudukan bersifat dinamis dan sering kali tidak sepenuhnya terekam dalam data administratif semata.
“Informasi dari warga sangat penting. Kami ingin melihat kondisi faktualnya, kemudian mencermati apakah ada persoalan yang berpotensi menjadi kerawanan dalam data pemilih,” ujar Carna, Jumat (25/9/2026).
Guna memastikan keakuratan data secara menyeluruh, Bawaslu Buleleng menerapkan dua teknik pendekatan di lapangan.
Yakni pendekatan people to list yang mana Tim menemui warga terlebih dahulu secara acak di lapangan, lalu mencocokkan identitas faktual mereka ke dalam draf daftar pemilih.
Selain itu ada pendekatan list to people. Dalam pendekatan ini, tim bergerak berdasarkan daftar pemilih resmi yang ada, kemudian mendatangi rumah warga satu per satu untuk memverifikasi keberadaan serta status kependudukannya.
“Hasil uji petik selanjutnya akan kami analisis untuk melihat informasi dan potensi kerawanan yang ditemukan,” terang Carna.
Warga yang menjadi sasaran uji petik, Nyoman Suardika, menyambut positif pengawasan proaktif tersebut.
Pria yang akrab disapa Jerry S itu menilai pengawalan data pemilih sejak jauh hari menjadi kunci terciptanya pesta demokrasi yang adil dan transparan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng