SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Warga di Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, dibuat heboh dengan penemuan jenazah bayi perempuan di si selatan Pura Surelepang, pada Sabtu (10/5/2026) sore.
Saat ditemukan, kondisi jenazah bayi sudah tidak utuh dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Jenazah bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 17.30 Wita oleh seorang siswa SD yang tengah bermain layang-layang di sekitar lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz menjelaskan, saksi awalnya melihat seekor anjing mengendus sesuatu di tanah.
Karena penasaran, saksi kemudian mendekati lokasi tersebut dan mendapati sesosok bayi yang sudah tak bernyawa.
“Setelah melihat temuan itu, saksi kemudian melaporkannya kepada salah seorang warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian untuk memastikan kondisi tersebut,” jelas Yohana.
Warga yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan memastikan adanya jenazah bayi.
Kejadian itu selanjutnya dilaporkan kepada kepala dusun setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Berdasarkan hasil pengamatan awal di lokasi, polisi menduga jenazah bayi tersebut sempat berpindah sekitar enam meter dari lokasi awal penguburan.
Kondisi jenazah juga sudah tidak utuh, terutama pada bagian kaki kiri dan leher yang diduga rusak akibat gigitan anjing.
“Jenazah bayi saat ditemukan sudah dalam kondisi rusak dan mengeluarkan bau tidak sedap. Dugaan sementara akibat dimakan hewan liar,” ujar Yohana.
Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengantongi identitas terduga pelaku pembuangan bayi.
Polisi mengamankan seorang remaja perempuan berusia 17 tahun. Dari hasil pemeriksaan remaja tersebut mengaku melahirkan bayi pada Jumat (9/5/2026) sekitar pukul 20.00 WITA di kamar mandi rumahnya. Bayi disebut lahir dalam kondisi meninggal dunia.
“Terduga juga mengakui telah menguburkan jenazah bayi tersebut di lokasi penemuan pada malam harinya,” imbuh Yohana.
Polisi juga telah meminta keterangan dari seorang remaja pria yang berusia 17 tahun. Remaja tersebut merupakan kekasih dari remaja perempuan yang melahirkan.
Saat ini peristiwa tersebut masih didalami oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pada Satuan Reskrim Polres Buleleng. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya