SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kebakaran melanda sebuah rumah permanen di Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 17.30 WITA.
Kobaran api dengan cepat menghanguskan hampir seluruh bangunan beserta isinya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Rumah yang terbakar diketahui milik Made Adnyana, 65, yang akrab disapa Pong.
Kapolsek Sawan, AKP Kadek Robin Yohana menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Gede Wira Yasa, 39, yang merupakan anak korban.
Saat itu, ia didatangi seorang warga bernama Komang Diawan alias Malen yang mengabarkan rumah ayahnya terbakar.
Mendengar kabar tersebut, Wira Yasa langsung bergegas menuju lokasi. Namun, setibanya di rumah, kobaran api sudah membesar dan melalap sebagian besar bangunan.
"Diperkirakan kebakaran karena korsleting listrik. Karena sebelumnya, pernah terjadi korsleting listrik di atap rumahnya, dan sudah dilaporkan ke PLN," ujar AKP Robin, Minggu (5/7/2026).
Rumah permanen berukuran 6 x 9 meter dengan dinding batako dan atap seng itu memiliki tiga kamar tidur, satu kamar mandi, serta dapur. Hampir seluruh isi rumah tak sempat diselamatkan.
Sejumlah barang berharga ikut hangus terbakar, di antaranya tiga lemari, satu televisi, satu buffet, dua ijazah, serta sertifikat rumah. Akibat kejadian tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta.
Untuk menjinakkan kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng mengerahkan tiga unit mobil pemadam, terdiri atas dua armada dari Pos Induk dan satu armada dari Pos Kubutambahan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, I Gede Arya Suardana, mengatakan proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam 15 menit.
“Pemadaman dilakukan selama satu jam 15 menit, dengan menghabiskan tiga tangki air,” ungkapnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya