Mobil Terbakar Lagi di Buleleng. Diduga Akibat Korsleting Aki

Francelino Junior • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:01 WIB
LUDES TERBAKAR: Sebuah mobil Toyota Vios ludes terbakar di Desa Sudaji, Kabupaten Buleleng. Diduga dipicu korsleting listrik pada aki mobil. (Polres Buleleng)
LUDES TERBAKAR: Sebuah mobil Toyota Vios ludes terbakar di Desa Sudaji, Kabupaten Buleleng. Diduga dipicu korsleting listrik pada aki mobil. (Polres Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kasus mobil terbakar kembali terjadi di Kabupaten Buleleng. 

Kali ini, sebuah mobil Toyota Vios terbakar di Banjar Dinas Desa, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, pada Jumat (24/7/2026) dini hari. 

Berbeda dengan kasus kebakaran mobil di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, polisi menduga insiden di Sudaji dipicu korsleting arus listrik pada aki kendaraan.

Mobil yang terbakar merupakan Toyota Vios berwarna silver dengan nomor polisi DK 1014 CR milik Ketut Artada, 58, seorang pensiunan asal Banjar Dinas Desa, Desa Sudaji.

Kapolsek Sawan, AKP Kadek Robin Yohana menjelaskan, berdasarkan keterangan pemilik kendaraan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 04.00 WITA. 

Saat itu korban terbangun setelah mendengar suara alarm dari dua mobil yang terparkir di halaman rumahnya.

"Korban kemudian keluar rumah dan melihat api sudah membesar di bagian kap depan mobil Toyota Vios miliknya. Korban bersama anaknya lebih dahulu memindahkan kendaraan lain yang juga terparkir di halaman agar api tidak merembet. Setelah itu mereka berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang," jelas AKP Robin.

Menurutnya, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 04.50 WITA. 

Setelah dilakukan pemadaman, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.20 WITA.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menduga kebakaran dipicu korsleting arus listrik pada aki mobil. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 40 juta.

Robin menambahkan, personel Polsek Sawan telah mendatangi lokasi kejadian, berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, serta meminta keterangan saksi-saksi. Pemilik kendaraan juga memilih tidak membuat laporan polisi karena menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah.

"Surat-surat kendaraan beserta identitas pemilik ikut terbakar di dalam mobil. Korban menyampaikan tidak akan membuat laporan karena menganggap kejadian ini merupakan musibah," katanya.

Peristiwa di Sudaji ini terjadi hanya dua hari setelah kebakaran misterius yang menghanguskan sebuah Toyota Hilux DK 8246 XY di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Rabu (22/7/2026) malam.

Dalam kasus di Kubutambahan, polisi masih melakukan penyelidikan karena menemukan sejumlah kejanggalan di lokasi kejadian. 

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), titik awal api diduga berada di sekitar tangki bahan bakar dan ban belakang kiri. Polisi juga menemukan sebuah flashdisk di lokasi.

Selain itu, penyidik tidak menemukan tangki bahan bakar maupun beberapa komponen kendaraan pada posisi semestinya. Sejumlah warga juga mengaku mendengar suara ledakan sebelum mobil terbakar hebat.

Hingga kini, Satreskrim Polres Buleleng masih mendalami penyebab pasti kebakaran Toyota Hilux tersebut, termasuk menelusuri berbagai temuan yang dianggap tidak lazim di lokasi kejadian. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
kebakaran mobil korsleting buleleng sudaji