SAWAN, RadarBuleleng.id – Musibah kebakaran menimpa Pura Dadia Arya Wang Bang Pinatih (AWBP) di Banjar Dinas Jero, Desa Sinabun, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Jumat (25/9/2026) siang sekitar pukul 11.00 WITA.
Amukan si jago merah menghanguskan delapan bangunan pelinggih di dalam areal pura tersebut.
Adapun jajaran pelinggih yang ludes terbakar meliputi Pelinggih Parereman, Manjangan Saluang, Limas Sari, Limas Catu, Gedong Sari, Rong Tiga, Gedong Simpen, hingga Pengayatan Pura Agung Menasa.
Kapolsek Sawan, AKP Kadek Robin Yohana, mengungkapkan bahwa insiden ini pertama kali diketahui oleh dua orang warga, yakni Gusti Kadek Kawiata, 41, dan Gusti Ketut Darmada, 57, yang kebetulan melintas di depan areal pura.
Keduanya dikagetkan oleh kepulan asap tebal yang membumbung tinggi dari dalam komplek suci tersebut.
”Saat diperiksa, terlihat api sudah membesar dan melalap pelinggih pura,” terang AKP Robin, Jumat (25/9/2026).
Melihat peristiwa tersebut, warga sekitar langsung berupaya memadamkan api secara swadaya menggunakan peralatan seadanya.
Namun, kencangnya hembusan angin serta material bangunan yang mudah terbakar—seperti atap ijuk kering dan hiasan kain wastra—membuat kobaran api kian cepat merambat dari satu pelinggih ke pelinggih lainnya.
Api baru berhasil dikuasai sekitar pukul 12.30 WITA setelah dua unit armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Buleleng diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman total dan pendinginan.
Akibat musibah ini, total kerugian yang ditanggung pengempon pura diperkirakan mencapai Rp 200 juta.
”Penyebab kebakaran masih diselidiki,” tegas Robin.
Sementara itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Putu Arya Suardana menyatakan pihaknya mengerahkan armada dari Pos Pemadam Kubutambahan untuk memadamkan api di pura tersebut.
Ia menduga kebakaran dipicu peristiwa kebakaran lahan yang juga terjadi di dekat pura tersebut.
"Karena di sebelahnya juga ada lahan yang terbakar, kemungkinan apinya terbawa angin, sehingga membakar pelinggih pura," kata Arya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng