Anjing Diduga Rabies Ngamuk di Sudaji Buleleng: 5 Warga Digigit Termasuk Lansia dan Siswa SMP

Francelino Junior • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 15:45 WIB
DIDUGA RABIES: Tim Siaga Rabies (Tisira) Desa Sudaji mengeliminasi seekor anjing yang mengamuk dan menyerang warga. Anjing itu diduga terjangkit rabies. (Pemdes Sudaji)
DIDUGA RABIES: Tim Siaga Rabies (Tisira) Desa Sudaji mengeliminasi seekor anjing yang mengamuk dan menyerang warga. Anjing itu diduga terjangkit rabies. (Pemdes Sudaji)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Teror anjing ngamuk meresahkan warga di Banjar Dinas Kaja Kangin, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng. 

Dalam kurun waktu dua hari, hewan peliharaan tersebut bertindak agresif dan menggigit lima orang warga, mulai dari lansia hingga siswa SMP.

Insiden bermula pada Senin (5/10/2026) ketika pemilik anjing lupa menutup pintu pagar rumahnya. 

Anjing tersebut kemudian keluar ke jalanan dan diduga berkelahi dengan anjing lain sebelum akhirnya menyerang warga yang melintas.

Perbekel Sudaji, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, mengungkapkan bahwa serangan terjadi berturut-turut. Tiga warga digigit pada hari Senin, sementara dua korban lainnya diserang pada Selasa (6/10/2026).

”Kejadian di Banjar Dinas Kaja Kangin. Korban total ada lima orang, yakni satu siswa SMP dan empat warga dewasa. Semua luka gigitan berada di area kaki. Bahkan salah satu warga kami yang lansia harus dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan,” ungkap Fajar Kurniawan saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026).

Keganasan anjing tersebut tak hanya membuat warga sekitar panik, tetapi juga membuat pemiliknya ketakutan setengah mati. 

Pemilik anjing bahkan tak berani melangkah masuk ke pekarangan rumahnya sendiri lantaran melihat hewan peliharaannya terus mengamuk.

Di sisi lain, anak-anak pemilik rumah sempat terjebak di dalam rumah karena takut diserang saat hendak keluar.

”Pemiliknya sendiri takut masuk pekarangan, sementara anak-anaknya berada di dalam rumah. Dari pemilik juga sudah meminta agar dieliminasi,” jelasnya.

Menerima laporan dari warga dan aparat Banjar, pihak Pemerintah Desa Sudaji langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Seluruh korban gigitan dipastikan telah mendapatkan penanganan medis berupa suntikan Vaksin Anti Rabies (VAR).

Untuk mencegah jatuhnya korban tambahan, anjing yang mengamuk tersebut akhirnya dieliminasi oleh petugas bersama warga setempat.

”Anjing yang ngamuk sudah dieliminasi. Selanjutnya sampel otak anjing kami serahkan ke Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium,” tegas Fajar.

Fajar menambahkan, kawasan Desa Sudaji memang tergolong rawan potensi penyebaran rabies. Sepanjang tahun ini, sempat ditemukan kasus anjing positif rabies di wilayahnya, dan hampir setiap tahun kasus gigitan selalu diwaspadai. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Rabies Buleleng Desa Sudaji Sawan Anjing Rabies Bali dinas pertanian buleleng