Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Rajut Kerukunan, Pimpinan Daerah dan Warga Pengastulan Buka Puasa Bersama

Eka Prasetya • Selasa, 2 April 2024 | 13:38 WIB

 

SAFARI KERUKUNAN: Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) bersama tokoh lintas agama melakukan acara safari ramadan di Masjid Jami’ As Shalihin, Desa Pengastulan, pada Senin (1/4/2024).
SAFARI KERUKUNAN: Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) bersama tokoh lintas agama melakukan acara safari ramadan di Masjid Jami’ As Shalihin, Desa Pengastulan, pada Senin (1/4/2024).

SERIRIT, RadarBuleleng.id - Pimpinan daerah di Buleleng terus menyuarakan toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

Seperti yang terlihat di Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, pada Senin (1/4/2024). Tokoh  lintas agama, tokoh masyarakat, serta umat, menggelar acara buka puasa bersama.

Acara tersebut dibalut dalam bentuk Safari Kerukunan Ramadan 1445 Hijriah yang digelar di Masjid Jami’ As Shalihin, Desa Pengastulan, pada Senin sore.

Dalam acara tersebut tampak hadir Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna; Kapolres Buleleng, Ida Bagus Widwan Sutadi; Komandan Kodim 1609/Buleleng Letkol Kav Angga Nurdyana; serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng, Kappa Tri Aryandono.

Selain itu hadir pula Kepala Kantor Agama Buleleng, I Made Subawa; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buleleng, H.B. Ali Musthofa, serta Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Buleleng yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Buleleng, Gede Made Metera.

Ketua MUI Buleleng, Ali Musthofa mengatakan, safari kerukunan digelar untuk mempraktikkan secara nyata nilai-nilai kerukunan dan toleransi antar umat beragama.

“Kerukunan itu itu mahal, dan kerukunan itu indah. Semua manusia mendambakan kerukunan. Termasuk dalam keluarga sekalipun. Kalau dalam keluarga tidak rukun, maka dampaknya pada lingkungan,” ujarnya.

Ali mengajak seluruh lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang agama, pendidikan, dan profesi, bersama-sama merawat kerukunan dan toleransi yang telah terjalin.

“Termasuk acara sore ini kita merawat kerukunan dalam masyarakat, sehingga antar umat beragama, antara masyarakat dan pemerintah bisa hidup rukun,” jelasnya.

Sementara Sekretaris Desa Pengastulan, Mohammad Ali, mengatakan, kegiatan yang merujuk kepada kerukunan sangat penting. “Bagaimana kita bisa duduk seperti ini, kerukunan intern agama, kerukunan antar umat beragama dan kerukunan rakyat dan pemerintahnya. Ini merupakan sesuatu yang sangat indah dan di momen yang sangat indah, yakni bulan Ramadan,” katanya.

Sementara Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, menyatakan, kerukunan di Kecamatan Seririt sudah terjadi sejak dulu. 

Ia mengaku banyak punya teman dari Pengastulan semasa SMP dan SMA. Karena ia lahir di Patemon, Kecamatan Seririt.

“Dari dulu kerukunan sangat terjaga dan terawat. Saya yakin kerukunan di Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng sangat terjaga. Karena kita sejak dulu saling menghormati, saling toleransi. Mudah-mudahan ini terus terjaga dan terawat sampai kapan pun,” tandasnya. 

Kepala Badan Kesbangpol Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono yang mewakili Pj. Bupati Buleleng turut mengapresiasi dan memberi dukungan atas safari kerukunan tersebut. 

“Saya berharap kerukunan tetap terus terjaga dan terawat di Buleleng,” katanya.

Umat dan tokoh lintas agama juga melakukan kegiatan buka puasa bersama di halaman masjid dengan duduk lesehan.

Kegiatan diakhiri dengan pembagian sembako kepada masyarakat. Baik itu yang beragama muslim, maupun dari agama lain.

Acara itu juga dihadiri sejumlah tokoh lainnya. Yakni Ketua Nahdlatul Ulama Buleleng, Ketua Muhammadiyah Buleleng, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Buleleng, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Buleleng, tokoh-tokoh dari majelis agama-agama di Buleleng, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Seririt, tokoh adat, takmir masjid dan masyarakat Desa Pengastulan. (*)

Editor : Eka Prasetya
#kerukunan #safari #Pengastulan #seririt #buleleng #toleransi