SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, terus dikebut.
Jembatan itu membentang di Tukad Saba. Jembatan akan menghubungkan antara Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit.
Sejak peletakan batu pertama pada akhir Maret lalu, progres proyek kini telah mencapai 15,5 persen.
Jembatan sepanjang 60 meter yang membentang di atas sungai selebar 50 meter ini menjadi penghubung penting antara Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit.
Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah mobilitas warga, terutama para pelajar yang setiap hari melintas menuju SDN 5 Ringdikit di seberang sungai.
Komandan Kodim 1609/Buleleng, Letkol Inf Achmad Setyawan Syah, mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap dan terencana guna memastikan kualitas konstruksi.
”Pembangunan terus dilakukan secara bertahap dan terencana. Sudah mencapai 15,5 persen,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Sejumlah pekerjaan awal telah rampung, seperti pemasangan bowplank serta penggalian pondasi tapak di kedua sisi jembatan yang telah selesai 100 persen.
Sementara itu, pemasangan batu gunung untuk lantai dasar pilon dan pengecoran telah mencapai 36 persen.
Progres lainnya meliputi pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul yang telah mencapai 15 persen.
Untuk pekerjaan di sisi tepi dekat, pembesian dan pengecoran pondasi tiang pylon serta bandul masing-masing sudah mencapai 12,5 persen dan 13,5 persen.
Adapun di sisi tepi jauh, pekerjaan juga terus berjalan. Pembesian pondasi tiang pylon telah mencapai delapan persen, sementara pengecoran pondasi menyentuh angka sepuluh persen.
Selain pengerjaan konstruksi, distribusi material juga dilakukan secara bertahap di kedua sisi proyek guna menjaga kelancaran pembangunan.
”Kegiatan distribusi material turut dilakukan secara bertahap, baik di tepi dekat maupun tepi jauh, guna memastikan kelancaran proses pembangunan,” tambahnya.
Dengan progres yang terus berjalan, jembatan ini diharapkan segera rampung dan memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pelajar yang selama ini harus menghadapi keterbatasan akses. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya