SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kebocoran tabung gas diduga menjadi penyebab kebakaran yang menghanguskan sebuah gudang di Jalan Sudirman, Kelurahan Seririt, Kecamatan Seririt, Jumat (31/7/2026) pagi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 200 juta.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. Api dengan cepat membesar setelah menyambar perlengkapan upacara (banten) yang berada di dalam bangunan.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api yang baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.15 WITA.
Pemilik gudang diketahui bernama Kadek Agus Mardana, 42, yang berprofesi sebagai guru.
Personel Polsek Seririt yang dipimpin langsung Kapolsek Seririt Kompol I Ketut Suparta segera mendatangi lokasi kejadian, melakukan pengamanan, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar tempat kejadian perkara.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WITA saat salah seorang pekerja, Nyoman Sukreni, memasak nasi dan makanan menggunakan kompor gas di rumah tersebut.
Sekitar satu jam kemudian, tabung gas yang digunakan diduga mengalami kebocoran hingga mengeluarkan api.
Saksi sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan air. Namun, api justru semakin membesar dan menyambar tumpukan banten yang berada di dalam ruangan.
Kondisi itu membuat para pekerja panik dan bergegas menyelamatkan diri sambil meminta pertolongan warga sekitar.
Saksi lainnya, Luh Suryani, mengaku sempat mencoba memadamkan api dengan menutup tabung gas menggunakan handuk basah.
Upaya tersebut tidak membuahkan hasil lantaran api terlanjur membesar dan menyebar ke seluruh ruangan.
Sementara itu, Putu Mertayasa, karyawan koperasi yang berada di depan lokasi kejadian, segera menghubungi petugas pemadam kebakaran setelah melihat kobaran api membesar.
Sebanyak lima unit mobil damkar, masing-masing dua unit dari Buleleng, dua unit dari Pos Seririt, dan satu unit armada pemadam kebakaran milik PLTU Celukan Bawang diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan kebocoran tabung gas sebagai pemicu kebakaran.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari tabung gas yang bocor dan terbakar, kemudian api menyambar perlengkapan banten di dalam bangunan sehingga kobaran api cepat membesar. Saat ini penyebab pasti masih didalami petugas," ujarnya.
Yohana menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Bangunan gudang dilaporkan hangus terbakar dengan estimasi kerugian material sekitar Rp 200 juta.
Usai menerima laporan, polisi langsung mendatangi lokasi, memasang garis polisi, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan PLN untuk mengamankan lokasi.
Meski demikian, pemilik gudang memilih tidak membuat laporan resmi ke Polsek Seririt. Korban menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan tidak akan menempuh proses hukum. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng