Hindari Motor Parkir, Truk Pasir Terguling Hantam Rumah Warga dan Akses Pura di Patemon Buleleng

Eka Prasetya • Dipublikasikan Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:22 WIB
CEK KERUSAKAN: Personel BPBD Buleleng mengecek kerusakan yang terjadi di Desa Patemon, Kecamatan Seririt, imbas truk pengangkut pasir yang terguling. (Pemkab Buleleng)
CEK KERUSAKAN: Personel BPBD Buleleng mengecek kerusakan yang terjadi di Desa Patemon, Kecamatan Seririt, imbas truk pengangkut pasir yang terguling. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kecelakaan tunggal melanda kawasan Banjar Dinas Kawan, Desa Patemon, Kecamatan Seririt, Buleleng, Senin (26/10/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WITA. 

Sebuah truk bermuatan pasir mendadak hilang kendali hingga terguling dan menimpa tembok rumah warga serta fasilitas umum menuju Pura Gede.

Insiden bermula saat pengemudi truk berupaya menghindar dari sepeda motor yang terparkir di tepi jalan. 

Naas, maneuver tersebut membuat armada berbobot berat itu hilang keseimbangan, menabrak tembok penyengker milik warga bernama Komang Marjani, lalu terperosok terguling ke area bawah.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, membenarkan kejadian tersebut.

Dari hasil asesment BPBD Buleleng, kerusakan parah terlihat pada jalan lingkungan berbahan beton menuju Pura Gede yang jebol sepanjang 8 meter dengan lebar 1 meter dan ketebalan 10 sentimeter. 

Selain itu, senderan pasangan batu setinggi 3 meter sepanjang 8 meter turut ambrol.

Tak hanya fasilitas umum, bangunan milik warga juga hancur. Tembok penyengker batako sepanjang 13 meter roboh, diikuti tembok rumah dan jendela sepanjang 5 meter yang ringsek tertimpa material truk dan muatan pasir.

”Berdasarkan kaji cepat BPBD Buleleng, total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 25 juta dengan kategori kerusakan sedang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” terang Suyasa, Selasa (27/10/2026).

Proses evakuasi truk yang terguling dilakukan secara swadaya menggunakan bantuan dua katrol berat untuk mengangkat badan kendaraan kembali ke badan jalan.

Mengenai ganti rugi, Suyasa memastikan pihak pemilik armada toko bangunan bertanggung jawab penuh untuk memperbaiki seluruh kerusakan bangunan milik warga maupun akses jalan menuju tempat suci tersebut.

Sikap kooperatif pihak pemilik truk membuat kasus ini tidak berlanjut ke ranah hukum. 

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan bahwa kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

”Peristiwa tersebut tidak dilaporkan ke pihak kepolisian karena kedua pihak sudah sepakat mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan,” kata Iptu Yohana. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Kecelakaan Buleleng Truk Terguling Seririt Desa Patemon bpbd buleleng