SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Musim hujan mulai tiba. Bencana alam pun mengintai. Salah satu bencana yang sangat rentan terjadi di Buleleng adalah bencana longsor.
Buktinya pada Minggu (10/11/2024), sekitar pukul 14.00 siang, terjadi tanah longsor di Banjar Dinas Tenaon, Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng.
Musibah longsor terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa siang hingga sore hari.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, laporan tanah longsor itu diterima pada pukul 14.23.
Selanjutnya Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) menggerakkan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang tengah siaga.
Dari hasil identifikasi, senderan rumah milik Ketut Arya Udayana, warga setempat, mengalami jebol.
Senderan yang jebol memiliki panjang 10 meter dengan ketinggian 5 meter. Akibatnya, akses jalan menuju Banjar Dinas Juwuk Manis tertutup material longsor.
Tim TRC BPBD Buleleng berhasil sampai di lokasi pada pukul 14.45 WITA. Selanjutnya tim bersama perangkat desa, Bhabinkamtibmas, serta warga setempat berupaya memberikan material longsoran.
Upaya pembersihan dilakukan hingga sore hari. Guna memastikan ruas jalan tersebut bisa terbuka untuk aktivitas warga.
“Tidak ada korban luka-luka. Hanya kerugian material saja,” jelas Putu Ariadi.
Akibat dari peristiwa tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian hingga Rp 50 juta. BPBD Buleleng meminta agar pemerintah desa segera melaporkan dampak bencana tersebut, sehingga BPBD bisa mengusulkan bantuan sosial (bansos) bencana. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya