Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Ruas Jalan Pattimura Singaraja Rusak Parah. Arus Kendaraan Berat Dialihkan

Eka Prasetya • Senin, 17 November 2025 | 20:02 WIB

 

RUSAK PARAH: Kondisi kerusakan jalan di ruas Jalan Pattimura, Singaraja.
RUSAK PARAH: Kondisi kerusakan jalan di ruas Jalan Pattimura, Singaraja.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ruas Jalan Pattimura dan Jalan Merak di Kota Singaraja, Bali, mengalami kerusakan parah.

Pihak kelurahan harus memasang spanduk peringatan kepada para pengguna jalan yang melintas di ruas jalan tersebut.

Peringatan itu sengaja dipasang aparat kelurahan untuk mengingatkan para pengendara agar ekstra waspada saat melintas di ruas jalan yang sudah lama mengalami kerusakan parah.

Tak hanya itu, kendaraan angkutan berat kini dialihkan agar tidak melintas di ruas tersebut. Karena berpotensi membuat kendaraan berat terguling.

Lurah Kampung Bugis, Amin Rois, mengungkapkan kerusakan di titik tersebut bukan masalah baru. 

Jalan yang menjadi jalur kendaraan berat itu terus mengalami penurunan kualitas, bahkan semakin parah dalam beberapa bulan terakhir. 

Warga dan pihak kelurahan sempat berkali-kali melakukan penanganan darurat dengan menutup lubang menggunakan sisa material bangunan.

“Kami sudah beberapa kali bersurat ke PUTR karena ini bukan kewenangan kelurahan. Keluhan warga sudah kami sampaikan, termasuk sering terjadinya kecelakaan,” jelas Rois.

Menurutnya spanduk peringatan sebenarnya sudah terpasang sejak hampir enam bulan lalu, tepat saat kondisi jalan berada di titik paling kritis. 

Pada musim hujan, kerusakan kian berbahaya karena air menggenang dan mempercepat aspal terkelupas. 

Tambal sulam yang dilakukan pun sering tak bertahan lama, sebab ruas tersebut terus dilewati truk-truk besar.

“Tambal sulam juga sering. Beberapa hari yang lalu ada pemeliharaan jalan dari pemerintah yang sifatnya tambal sulam dan itu pun masih belum selesai. Masih ada beberapa lubang di Jalan Patimura yang belum ditambal. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat segera diselesaikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra mengatakan, perbaikan sementara melalui tambal sulam sudah dikerjakan pekan lalu. 

Ruas tersebut memang menjadi jalur utama kendaraan berat dari arah Dewi Sartika Utara, Jalan Merak, menuju Jalan Patimura dan tembus ke Jalan Erlangga.

“Tim pemeliharaan masih bergerak, jadi penanganannya bertahap. Tahun depan peningkatan kualitas jalan sudah diarahkan ke Patimura,” jelas Adiptha.

Peningkatan yang dimaksud mencakup penanganan sepanjang sekitar 1 kilometer, mulai dari simpang tiga Jalan Merak hingga ke utara menuju Jalan Erlangga. 

Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 1,5 miliar. Usulan betonisasi sempat muncul, tetapi biaya konstruksinya dinilai terlalu tinggi karena lima kali lipat dibandingkan hotmix.

Selain peningkatan lapis hotmix, PUTR juga berencana membenahi saluran drainase. Di titik tersebut terdapat gorong-gorong jebol yang menyebabkan genangan air, salah satu faktor utama yang mempercepat kerusakan jalan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kota singaraja #bali #kampung bugis #tambal sulam #jalan #spanduk #angkutan berat