Usir Lalat Berujung Petaka! Kandang di Poh Bergong Terbakar, Dua Ekor Sapi Mati Terpanggang

Francelino Junior • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 10:29 WIB
LUDES TERBAKAR: Sisa puing kandang sapi yang terbakar di Desa Poh Bergong, Buleleng. (Polres Buleleng)
LUDES TERBAKAR: Sisa puing kandang sapi yang terbakar di Desa Poh Bergong, Buleleng. (Polres Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Musibah kebakaran kandang sapi melanda kawasan persawahan Dusun Bergong, Desa Poh Bergong, Kecamatan Buleleng, Kamis (10/9/2026) sore. 

Aksi pengasapan rumput kering yang ditujukan untuk mengusir lalat diduga kuat menjadi pemicu ludesnya kandang berukuran 4x5 meter beserta dua ekor sapi di dalamnya.

Peristiwa kebakaran itu menimpa korban Ketut Sukantri, 49. Insiden pertama kali diketahui oleh saksi Ketut Manis, 42, sekitar pukul 16.30 WITA saat melintas usai menyabit rumput.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, saat itu saksi Ketut Manis baru saja selesai menyabit rumput. Saksi kemudian melihat asap yang membubung dari arah kandang milik korban.

"Saksi datang mengecek lokasi, ternyata kandang sudah terbakar. Saksi sempat berusaha menerobos untuk memutus tali pengikat dua ekor sapi jantan di dalamnya, namun gagal karena kobaran api sudah terlanjur membesar," ungkap Yohana, Jumat (11/9/2026).

Melihat api kian membesar, saksi langsung mengabarkan keponakan korban, Kadek Ratnada, 34, untuk menghubungi pemilik kandang sekaligus memanggil bantuan warga dan Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng. 

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan TKP dan membantu pemadaman agar api tidak merembet ke area persawahan sekitarnya.

Nahas, meski api berhasil dipadamkan, konstruksi kandang semi permanen beratap seng tersebut sudah ludes roboh. 

Sebanyak dua ekor sapi jantan milik korban ditemukan mati tak jauh di sebelah barat bekas bangunan kandang.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan korban, kebakaran diduga kuat berasal dari sisa bara api pengasapan rumput kering yang dilakukan korban dua hari sebelumnya untuk mengusir lalat. 

“Bara api tersebut diduga belum padam sempurna hingga tertiup angin dan membakar material kering," jelas Iptu Yohana.

Akibat insiden tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian materiil mencapai Rp 23 juta. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Kebakaran Buleleng Desa Poh Bergong Polres Buleleng